hut

Dua Minggu, 25 Hektare Lahan di HSU Terbakar

Karhutla, ilustrasi -Dok: CDN

BANJARMASIN – Kebakaran lahan di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan, sudah mencapai 25 hektare. Jumlah tersebut adalah akumulasi kejadian selama dua pekan terakhir.

Lahan yang terbakar paling luas ada di wilayah Kecamatan Amuntai Tengah. “Data bersifat sementara, luas lahan yang terbakar berdasarkan perkiraan,” ujar Staf Kedaruratan dan logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) HSU, Udi Hartono, Jumat (16/8/2019).

Berdasarkan sumber data dari BPBD HSU, di wilayah Amuntai tengah yang lahan yang terbakar ada di Desa Pinang Habang seluas dua hektare. Kebakaran di Desa Pinang Habang terjadi pada 1 Agustus 2019, berselang dua hari kemudian terjadi di wilayah Kecamatan Amuntai Tengah, tepatnya di Desa Mawar Sari. Kebakaran seluas tiga hektare.

Wilayah Amuntai Tengah berikutnya yang mengalami kebakaran lahan ada di Desa Rantawan seluas 1,5 hektare. Kebakaran terjadi pada 6 Agustus 2019. Pada 12 Agustus 2019, giliran Desa Karias dengan luas lahan yang terbakar mencapai 0,5 hektare.

Kebakaran berlanjut pada 13 Agustus 2019, di Desa Karias dengan tambahan luas lahan terbakar 1,5 hektare. Sehingga total lahan terbakar di Kecamatan Amuntai Tengah terhitung pada 1-14 Agustus 2019, diperkirakan seluas 8,5 haktare. Selanjutnya, di wilayah Kecamatan Paminggir, luas lahan yang terbakar mencapai tujuh hektare. Kebakaran terjadi di Desa Sapala seluas kima haktare dan Pal Batu/Kampung Baru dua hektare.

Kemudian, di Desa Tapus Dalam di Kecamatan Sungai Pandan (Alabio), mengalami kebakaran lahan seluas 6,5 hektare, yang terjadi pada 11-13 Agustus 2019. Sedangkan di Desa Kayakah Kecamatan Amuntai Selatan, kebakaran terjadi seluas 2,5 hektare. Terjadi pada awal Agustus. Sementara di Desa Banjang, Kecamatan Banjang, kebakaran terjadi seluas dua hektare pada 4 Agustus 2019.

Dia mengatakan, sudah berbagai upaya dilakukan tim satuan tugas kebakaran hutan dan lahan (satgas karhutla), untuk meminimalisir terjadinya kebakaran. Namun, masih ada oknum warga yang tak peduli terhadap bahaya kabut asap, yang dihasilkan dari membakar lahan.

Akibatnya, selama lebih satu pekan terakhir kabut asap tipis dan tebal, kerap menyelimuti wilayah Kota Amuntai dan sekitarnya. Kabut asap sering terjadi saat pagi hari. Udi juga mengatakan, Tim Satgas Karhutla dibantu relawan yang tersebar di setiap desa untuk terus memantau dan menyosialisasikan bahaya membakar lahan dan hutan kepada masyarakat. (Ant).

Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!

Mersin escort

»

bodrumescort.asia

»

Escort Adana bayan

»

Mersin türbanlı escort Sevil

»

Mersinde bulunan escort kızlar

»

storebursa.com

»

maltepeescort.org

»

Kayseri elit eskort

»

Eskişehir sınırsız escort

»

Eskişehirde bulunan escort kızlar

»

samsuni.net

»

Escort Adana kızları

»

eskisehir eskort

»

adana eve gelen escort

»

adana escort twitter

»

adana beyazevler escort

»

http://www.mersinindex.com

»

pubg mobile hileleri

»

Nulled themes

»

www.ankarabugun.org

»

www.canlitvtr.net

»

escort izmir

»
escort99.com