hut

Emil Salim: Pembangunan SDM Lebih Penting

Editior: Koko Triarko

JAKARTA – Mantan Menteri Pembangunan dan Lingkungan di era Presiden Soeharto,  Emil Salim, mengatakan peningkatan sumber daya manusia (SDM) lebih penting daripada rencana pemindahan ibu kota negara ke pulau Kalimantan.

“Apalagi, anggaran pemindahan ibu kota tersebut mencapai Rp466 triliun. Anggaran ini sebenarnya bisa digunakan untuk membiayai perbaikan yang diperlukan di Jakarta atau pulau Jawa. Kalau Jakarta rusak harus diperbaiki, bukan menjadi alasan pindah ibu kota,” kata Emil, dalam diskusi bertajuk ‘Tantangan Persoalan Ekonomi Sosial dan Pemerintahan Ibukota Baru’ di Jakarta, Jumat (23/8/2019).

Analoginya, menurut Emil, jika seseorang membeli permen seharga Rp10, maka ia tidak bisa membeli rokok dengan harga yang sama. Jika pemerintah mengatakan ada anggaran Rp466 triliun untuk pindah ke pulau Kalimantan, berarti ada uang yang sama, yang tidak tersedia untuk memecahkan masalah di Jakarta dan pulau Jawa.

“Ketika ibu kota dipindahkan ke Kalimantan, bagaimana penanganan masalah di Jakarta? Saya merasa ini tidak bertanggungjawab. Ya, kalau tahu ada angin topan, pecahkan masalahnya, bukan lari dari persoalan,” tukas ekonom senior, ini.

Kembali dia menegaskan, bahwa pembangunan SDM lebih penting dari sekadar wacana pemerintah memindahkan ibu kota negara dari Jakarta ke Kalimantan.

Sebaiknya, perioritas pemerintah menyasar ke daerah-daerah melalui pengembangan SDM, baik itu peningkatan kualitas petani, buruh maupun pelajar. Apalagi, Indonesia akan mendapat bonus demografi.

“Bonus demografi dalam usia 15 tahun ke atas ini mendominasi seluruh penduduk Indonesia dengan jumlah 196 juta orang,” ujarnya.

Menurutnya, bonus demografi mulai 2020 hingga 2035, sehingga  kelompok tahun ini yang harus ditingkatkan kualitasnya dengan berbagai pelatihan.

“Mereka harus digenjot habis-habisan. Jangan dana tidak tersedia untuk kapasitas penduduk yang meledak ini. Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) harus fokus pengembangan SDM, jangan lari ke yang lain,” pungkasnya.

Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!