hut

Festival Tanalum Pamerkan Keindahan Curug Karang Purbalingga

Editor: Koko Triarko

PURBALINGGA – Guna mendongkrak kunjungan wisata, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Tanalum, Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga, menggelar festival di objek wisata Curug Karang.

Curug Karang terletak sekitar 37 kilometer dari Kota Purbalingga. Dengan ketinggian curug mencapai 40 meter, kawasan wisata ini menyimpan kesejukan udara dan suasana pedesaan yang sangat kental. Air terjunnya juga bertingkat, ada dua lagi tingkatan air terjun di bawah ketinggian 40 meter.

Keindahan curug ini belum banyak dikenal, sehingga Pokdarwis berinisiatif untuk menggelar Tanalum Culture Festival di sekitar lokasi curug. Dalam festival tersebut, dilaksanakan berbagai perlombaan serta pameran produk Usaha Kecil Menengah (UKM), dari kerajinan hingga aneka jajanan pasar.

Kabid Pariwisata pada Dinas Pemuda Olah Raga dan Pariwisata Purbalingga, Kustinah, yang hadir dalam festival tersebut mengatakan, kegiatan yang digelar Pokdarwis Desa Tanalum ini cukup efektif untuk meningkatkan kunjungan wisata. Hal tersebut terdeteksi dari banyaknya pengunjung di lokasi festival.

Kabid Pariwisata pada Dinas Pemuda Olah Raga dan Pariwisata Purbalingga, Kustinah (kerudung merah) bersama anggota Pokdarwis Desa Tanalum, di acara Tanalum Culture Festival, Minggu (4/8/2019) -Foto: Hermiana E. Effendi

“Masyarakat berduyun-duyun datang untuk melihat Tanalum Culture Festival, tak hanya masyarakat Desa Tanalum saja, tetapi juga dari desa lain, bahkan wisatawan luar kota. Festival ini sekaligus juga mengenalkan aneka kerajinan dan makanan tradisional Purbalingga,” tuturnya, Minggu (4/8/2019).

Menurutnya, iven festival di lokasi curug akan tersebar luas dari cerita para pengunjung dan tentu saja meninggalkan kesan tersendiri. Hal ini akan menjadi investasi jangka panjang untuk mengundang wisatawan berkunjung ke Desa Tanalum, khususnya ke Curug Karang.

Dalam iven tersebut juga dipertunjukkan pentas musik tradisional, seperti Tari Nggoser, Tandak Lesung serta kenthongan. Wisatawan bisa menikmati pertunjukan kesenian tradisional sambil menikmati jajanan pasar di tengah sejuknya udara sekitar Curug Karang.

“Jika festival seperti ini bisa diagendakan rutin, tentu akan menjadi pengingat bagi wisatawan untuk kembali berkunjung ke Curug Karang. Hal-hal yang menarik dan unik serta belum ada di lokasi wisata lain, akan meninggalkan kesan dan terus diingat oleh pengunjung,” kata Kustinah.

Terlebih, lanjutnya, Desa Tanalum juga baru saja mendapat penghargaan sebagai penampil terbaik kedua pada ajang pagelaran festival desa wisata tingkat provinsi Jawa Tengah bulan lalu.

Hal senada juga diungkapkan Camat Rembang, Revon Haprindiat. Ia sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh Pokdarwis Desa Tanalum. Tanalum Culture Festival diharapkan dapat menggaungkan nama Desa Tanalum, bukan di tingkat lokal saja, namun bisa menasional, bahkan mendunia.

Lihat juga...