hut

Gubernur Optimis Ekonomi Kaltara Akan Terus Bertumbuh

Editor: Koko Triarko

BALIKPAPAN – Hasil laut dan batu bara menjadi dua komoditi yang mendorong pertumbuhan ekonomi di Provinsi Kalimantan Utara. Provinsi termuda di Indonesia ini, pun mengklaim pertumbuhan ekonomi di wilayahnya mencapai 7 persen.

Gubernur Provinsi Kalimantan Utara, Irianto Lambrie, mengatakan, berdasarkan data, selama dua tahun terakhir pertumbuhan ekonominya terus bertumbuh, seiring dengan pengembangan daerah dan infrastruktur.

“Kaltara kan dalam dua tahun ini tertinggi di Kalimantan rata-rata pertumbuhannya di atas 6-7 persen. Pertumbuhan ekonomi itu didorong oleh ekspor, pertama dari hasil laut dan batu bara,” jelasnya, Selasa (20/8/2019)

Ia memperkirakan, pertumbuhan ekonomi ini akan terus bertumbuh, mengingat perusahaan-perusahaan besar tertarik untuk berinvestasi di provinsi ini. Apalagi, dalam jangka panjang juga akan dibangun Pembangkit Listrik Tenaga Air.

“Sekarang yang dilakukan adalah mempersiapkan listriknya terlebih dahulu, kemudian infrastruktur pendukung lainnya agar perusahaan pun berinvestasi untuk membangun industri. Karenanya diperkirakan pertumbuhan ekonomi bisa di atas 7 persen,” sebut Irianto Lambrie.

Dalam catatannya, sejumlah perusahaan yang dipastikan akan berinvestasi di Kaltara, yaitu PT Inalum atau PT Indonesia Asahan Aluminium, yang merupakan salah satu perusahan BUMN terbesar di Indonesia, yang bergerak di bidang peleburan Alumunium.

“Perusahaan-perusahaan termasuk Inalum itu sudah mengajukan izin lokasi di Kawasan Industri Sungai Kuning, sekarang berproses di Pemkab Bulungan,” tukas mantan Sekprov Kaltim.

Menurutnya, PT. Pelindo dan PT. Adi Karya juga berencana akan membangun pelabuhan di Kawasan Industri Tanah Kuning, Kabupaten Bulungan, yang akan menjadi pusat perekonomian di Kaltara.

Disebutkannya, untuk bahan baku alumunium bisa diimpor dari sejumlah negara, seperti yang dilakukan Malaysia. Namun yang terpenting, menurutnya, adalah kepastian ketersediaan pasokan listrik, sehingga perusahan mau berinvestasi.

“Bahan baku untuk aluminium bisa didatangkan dari Vietnam, dari Australia, seperti dari Sabah itu di mpor dari Australia,” tandasnya.

Ia menambahkan, saat ini sudah globalisasi, sehingga yang terpenting adalah infrastruktur listrik. “Di mana ada listrik, di situ orang akan berinvestasi,” ujarnya.

Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!

Mersin escort

»

bodrumescort.asia

»

Escort Adana bayan

»

Mersin türbanlı escort Sevil

»

Mersinde bulunan escort kızlar

»

storebursa.com

»

maltepeescort.org

»

Kayseri elit eskort

»

Eskişehir sınırsız escort

»

Eskişehirde bulunan escort kızlar

»

samsuni.net

»

Escort Adana kızları

»

eskisehir eskort

»

adana eve gelen escort

»

adana escort twitter

»

adana beyazevler escort

»

http://www.mersinindex.com

»

pubg mobile hileleri

»

Nulled themes

»

www.ankarabugun.org

»

www.canlitvtr.net

»

escort izmir

»
escort99.com