hut

Hasil Panen Jagung di Purbalingga, Meningkat

Editor: Koko Triarko

PURBALINGGA – Pada musim kemarau ini, Hasil panen jagung di Desa Katangtalun, Kecamatan Bobotsari, Kabupaten Purbalingga, pada musim kemarau ini mengalami peningkatan. Jika sebelumnya panen jagung di lahan seluas 1 hektare hanya menghasilkan 5,9 ton, pada musim kemarau ini meningkat menjadi 7,9 ton.

Kepala Dinas Pertanian (Dinpertan) Kabupaten Purbalingga, Mukodam mengatakan, peningkatan panen jagung tersebut pada lahan demplot atau percontohan budi daya palawija yang tahan terhadap kekeringan. Meningkatnya hasil panen jagung tersebut, lanjutnya, merupakan bukti, bahwa lahan pertanian tak harus ditinggalkan selama musim kemarau, dan masih bisa dimanfaatkan, sepanjang petani memilih tanaman yang tepat.

“Ini bukti nyata, bahwa pada musim kemarau, petani tetap bisa berproduksi, sepanjang tanaman yang ditanam menyesuaikan dengan kondisi alam. Terbukti panen jagung justru meningkat hingga 2 ton per hektare,” tuturnya, Kamis (22/8/2019).

Melihat hasil panen tersebut, Mukodam berharap, para petani tetap menggarap lahannya selama musim kemarau ini. Misalnya, dengan menanam jagung, kedelai, cabai dan sayuran lain yang mampu bertahan pada musim kemarau.

Tercatat, di Desa Karangtalun saat ini, ada 120 hektare lahan sawah dan 22 lahan kering.

Untuk memberikan motivasi kepada para petani di wilayah Kabupaten Banyumas, panen jagung di Desa Karangtalun tersebut juga mengundang Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi.

Bupati menyatakan apresiasinya atas hasil panen jagung yang melimpah.

Menurutnya, selama ini Pemkab Purbaingga selalu mendukung kebutuhan-kebutuhan di bidang pertanian, baik Alsintan (Alat Mesin Pertanian), atau dana bantuan dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi maupun kabupaten, yang diharapkan akan makin mempercepat produktivitas dan kesejahteraan petani.

Gapoktan Tani Mukti dari Karangtalun juga mendapatkan bantuan Alsintan berupa Power Trasher Multiguna Mobile, yang diserahkan oleh Bupati. Alat tersebut dapat digunakan untuk merontokkan jagung atau padi, sehingga mempercepat kerja petani.

Demplot tanaman jagung di Desa Karangtalun, merupakan demplot bantuan dan binaan langsung dari Pemprov Jateng. Tanaman jagung menggunakan benih unggul dari PT BISI, yang tahan terhadap kekeringan.

“Semoga demplot ini bisa dimanfaatkan dengan baik dan menularkan semangat produktivitas, demplot ini juga menjadi bukti, bahwa petani bisa meningkatkan produktivitas hasil pertanian, meskipun di tengah lahan yang kering, ata Bupati Purbalingga, yang biasa disapa Tiwi ini.

Lihat juga...