hut

Iduladha, Masyarakat Diminta Cek Kesehatan Ternak Kurban

Editor: Mahadeva

DENPASAR – Menjelang Iduladha, yang jatuh pada 11 Agustus 2019, mendatang, masyarakat Kota Denpasar yang merayakannya, diminta memeriksa kesehatan hewan yang akan disembelih.

Kepala Dinas Pertanian Kota  Denpasar, I Gede Ambara Putra, saat ditemui Cendana News, Jumat (9/8/2019) – Foto: Sultan Anshori.

Kepala Dinas Pertanian Kota Denpasar, I Gede Ambara Putra, menjelaskan, seluruh masyarakat diharapkan turut memperhatikan kesehatan hewan yang akan disembelih.

Pemerintah daerah disebutnya, telah turun ke lapangan untuk mengecek kesehatan hewan kurban. Pengecekan menyasar pedagang hewan, 134 masjid dan mushala yang berada di Kota Denpasar.

“Semua pihak agar selalu meningkatkan koordinasi, informasi dan edukasi, agar pengolahan daging dapat dilakukan dengan baik dan benar sesuai dengan aturan sanitasi yang ada, serta kepada konsumen, agar tidak mengkonsumsi daging mentah (belum dimasak), sehingga masyarakat dapat merasa aman dan nyaman dalam mengkonsumsi daging saat perayaan kurban Iduladha ini,” tutur Ambara Putra, Jumat (9/8/2019).

Pengawasan dilakukan dengan memeriksa hewan sebelum dipotong (antemortem), maupun pemeriksaan daging hasil pemotongan (postmortem). Hal itu, untuk memberikan jaminan kesehatan daging.

“Kami akan cek keseluruhan hewan dalam keadaan sehat, namun pasca dilaksanakan pemotongan akan dilaksanakan pengecekan kembali, setelah itu baru terlihat apakan daging tersebut sehat dan dapat dikonsumsi atau tidak, serta dihimbau kalau nanti ditemukan hewan yang mengandung zat berbahaya saat pengecekan post mortem maka disarankan untuk tidak dikonsumsi,” jelasnya.

Ambara Putra menyebut, menyambut Iduladha, pihaknya mengecek hewan kurban dengan jadwal, pemeriksaan Antemortem pada 10 Agustus dan Post Mortem dilaksanakan setelah penyembelihan pada 11 Agustus 2019. Pemeriksaan dilakukan dengan menerjunkan 32 orang tenaga kesehatan hewan dari Dinas Pertanian khususnya Bidang Kesehatan Hewan. Semuanya akan menangani pemeriksaan antemortem dan postmortem.

Di Iduladha tahun ini, Distan Kota Denpasar dibantu 100 mahasiswa kedokteran hewan dari Universitas Udayana, Dosen FKH, dan BBVET yang seluruhnya dilengkapi dengan surat tugas. “Masyarakat yang akan menyembelih sendiri, diharapkan berkoordinasi dengan RPH (Rumah Pemotongan Hewan), jika penyembelihan tidak dilaksanakan di RPH, sehingga kesehatan, hygiene dan sanitasi dari hewan yang akan disembelih dapat tetap terjaga,” tandasnya.

Kasubag Umum UPT RPH Kota Denpasar, Anak Agung Gede Mayun, menjelaskan, RPH Kota Denpasar senantiasa melakukan pengawasan dan pemeriksaan terhadap kesehatan hewan yang akan disembelih di Iduladha.

Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!