hut

Insinerator RS TC Hillers Belum Optimal Membakar Sampah Medis

Editor: Mahadeva

MAUMERE – Keberadaan insinerator pembakar sampah medis milik RS TC Hillers, Maumere, belum bisa bekerja optimal. Suhu pembakaran yang dihasilkan belum mampu menghasilkan residu abu sesuai ketentuan yang berlaku.

Direktur RS TC Hillers Maumere, Flores, NTT, dr. Clara Y. Francis, MPH, saat ditemui Cendana News, Jumat (9/8/2019) – Foto : Ebed de Rosary

“Mesin pembakaran kami belum mencapai suhu 1.200 derajat celsius, sehingga untuk memenuhi syarat harus menggantinya dengan yang sesuai standar,” sebut Direktur RS TC Hillers Maumere, dr.Clara Y. Francis, MPH, Jumat (9/8/2019).

Clara menyebut, selama ini pihaknya masih menggunakan insinerator lama. Sehingga, untuk membakar limbah medis seperti jarum suntik hingga menjadi abu, harus dilakukan pembakaran secara berulang-ulang.

Abu sisa pembakaran, selama ini disimpan di dalam sebuah lubang yang dilapisi semen di sebelah insinerator. Ketika luban penyimpanan penuh, maka harus dibuatkan lubang baru. “Kalau sistim pengolahan limbah kami memang sudah sesuai standar, hanya permasalahan di mesin insinerator saja. Makanya tahun ini kami pesan mesin baru sesuai standar, agar limbah medis hasil pembakaran bisa memenuhi syarat,” tandasnya.

RS TC Hillers disebut Clara, masih berstatus rumah sakit tipe C. Namun, sudah menjadi rumah sakit rujukan di daratan Pulau Flores dan Lembata. Dengan begitu, jumlah pasien yang datang selalu mengalami peningkatan.

Oleh karenanya, rumah sakit milik Pemda Sikka tersebut, harus terus melakukan pembenahan baik di sisi pelayanan, tenaga medis maupun sarana dan pra sarana rumah sakit. “Kami juga sedang melakukan pembangunan unit gawat darurat tiga lantai. Sebelumnya kami juga telah membangun poliklinik berlantai tiga dan perlahan semua fasilitas dipenuhi,” tuturnya.

Donatus Pare, salah seorang keluarga pasien yang ditemui Cendana News mengakui, adanya peningkatan pelayanan di rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut. Salah satu yang dirasakan adalah, kebersihan ruangan. “Memang ada peningkatan pelayanan, namun ada beberapa ruangan di rumah sakit yang memang perlu mendapatkan perbaikan terutama plafon atap. Namun secara keseluruhan, kondisi rumah sakit sudah lebih baik,” tandasnya.

Lihat juga...