hut

Irigasi Kering, Ratusan Hektare Sawah di Tambak Terancam Kekeringan

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

BANYUMAS – Ratusan hektare sawah di Kecamatan Tambak, Kabupaten Banyumas terancam kering, akibat saluran irigasi yang juga sudah tidak ada pasokan air. Dari total area sawah 1.127,8 hektare di Kecamatan Tambak, sebanyak 693,9 hektare rawan kekeringan.

Ada 16 irigasi yang tersebar pada 9 desa di Kecamatan Tambak dan semua kondisinya rawan kering. Di Desa Gebangsari, Kecamatan Tambak misalnya, ada dua irigasi yaitu Irigasi Rawadawa dan Irigasi Induk Serayu.

Irigasi Rawadawa mengairi 95,2 hektare area sawah dan kondisi saat ini, 90 hektare diantaranya rawan kekeringan. Sedang Irigasi Induk Serayu, mengairi sawah 100 hektare dan semuanya dalam kondisi rawan kekeringan.

Di Desa Gumelar Lor misalnya, terdapat tiga irigasi, yaitu Irigasi Kedung Kancil, Pecekelan dan Jombor. Irigasi yang daerah alirannya terluas yaitu Irigasi Kedung Kancil, terdapat 65,9 hektare sawah di wilayah tersebut dan semua rawan kekeringan.

Sementara untuk Irigasi Pacekelan dan Jombor, masing-masing hanya mengairi 17 dan 10 hektare.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pekerjaan Umum (PU) Wilayah Sumpiuh, Imam Pamungkas, mengatakan, berbagai upaya dilakukan untuk mengatasi kekeringan, mengingat kondisi tanaman padi sudah menjelang panen.

Salah satunya dengan upaya pompanisasi, yaitu mengambil air sungai dengan menggunakan pompa. Tetapi hanya beberapa desa saja yang bisa melakukan pompanisasi.

“Pompanisasi ini bergantung juga pada kondisi sungai yang terdekat, apakah masih memungkinkan untuk diambil airnya atau tidak, serta tergantung jarak sungai dengan area persawahan juga. Sehingga tidak semua lahan bisa dilakukan pompanisasi,” terangnya, Senin (19/8/2019).

Dari pendataan UPTD PU Sumpiuh, pompanisasi hanya bisa dilakukan pada lima desa. Yaitu Desa Gumelar Kidul yang dilakukan pompanisasi melalui Sungai Gumelar, kemudian Desa Gebangsari melakukan pompanisasi dari Sungai Kecepak, Desa Prembun dari Sungai Ijo, Desa Karangpucung dari Sungai Tambak dan Desa Karangpetir dari Sungai Gumelar.

Di Kecamatan Tambak ada satu desa yang hanya bisa mengandalkan irigasi dari tadah hujan, yaitu Desa Purwodadi. Di desa tersebut terdapat area sawah tadah hujan seluas 2 hektare dan semua dalam kondisi kering.

Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!