hut

Jalan Kaki ke Jakarta, Samsudin Perjuangkan Pendidikan Anaknya

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

BEKASI – Demi memperjuangkan pendidikan anak semata wayangnya, Samsudin (47) melakukan jalan kaki dari Kabupaten Indramayu, Jawa Barat menuju Jakarta, dengan harapan bisa bertemu Presiden RI. Dia berjalan kaki dengan membawa spanduk. 

“Perjalanan yang saya lakukan ini, merupakan bentuk kekhawatiran kepada anak saya Sofia yang sekarang duduk di bangku kelas tiga SMP swasta di Indramayu,” ungkap Samsudin, saat tiba di Bekasi kepada Cendana News, Kamis (15/8/2019).

Samsudin khawatir akan kelanjutan pendidikan anaknya yang selalu mendapatkan juara umum di sekolah, sementara dirinya sendiri berpenghasilan tidak tetap. Maka dia berkeinginan ada yang membantu agar anaknya mendapatkan beasiswa hingga ke perguruan tinggi.

Ada pun biaya sekolah putri semata wayangnya tersebut, Samsudin mengaku sebulan harus mengeluarkan biaya sebesar Rp1,5 juta. Biaya tersebut sudah include asrama, makan dan biaya bulanan sekolah.

Menurut Samsudin dia sengaja menyekolahkan anaknya di sekolah swasta di salah satu pesantren di wilayah Indramayu agar mendapatkan pendidikan yang bagus. Sekolah tersebut menjadi tempat sekolah orang-orang yang mapan di tempatnya.

Sofia anak semata wayang Samsudin, pernah mewakili Provinsi Jawa Barat di tingkat olimpiade sains Nasional bidang IPS. Sofia diketahui mempersembahkan perunggu untuk Jabar tahun lalu.

“Tapi sekarang, rejeki saya lagi seret banget. Saya takut anak saya telat bayar SPP dan jadi malu ke sekolah, ini yang saya khawatirkan karena saat ini ada tunggakan sebesar Rp7 juta,” tandasnya.

Dari Indramayu, Samsudin memulai perjalanan pada 8 Agustus 2019. Dia hanya berbekal uang sebesar Rp500 ribu, uang itu pun diperoleh dari teman. Dia mengaku dalam perjalanan banyak pihak yang membantu selain makanan, minuman ada juga yang memberi uang tunai.

Menempuh perjalanan Indramayu-Jakarta, banyak pihak yang mencibir juga. Tetapi kebulatan tekad untuk mendapatkan kelapangan dan diberi kemudahan melakoni profesi dalam mendongeng  untuk biaya putri semata wayangnya, menjadi penguat dalam setiap langkah.

“Saya mendongeng misalnya saja sebagai relawan, dan sudah pergi ke 14 provinsi untuk mendongeng. Setiap mendongeng saya tidak pernah mematok harga, misalnya satu juta begitu. Saya dibayar seikhlasnya saja,” papar Samsudin.

Terakhir saat ditelepon, Samsudin mengaku sudah sampai di Jakarta dan tengah beristirahat. Dia berharap apa yang diinginkan untuk bertemu presiden bisa terwujud.

“Saya hanya berharap bisa ada yang datang lalu membawa bertemu presiden. Atau setidaknya bisa bertemu dengan ibu negara untuk mendongeng dan meminta anaknya bisa mendapatkan beasiswa dari SMP hingga ke perguruan tinggi,” ujarnya.

Dia mengaku akan mendongeng di depan ibu negara tentang penguatan pendidikan karakter anak, atau tentang penguatan pendidikan karakter Indonesia lainnya, seperti aspek persatuan yang terus terjalin di tengah keberagaman.

Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!

Mersin escort

»

bodrumescort.asia

»

Escort Adana bayan

»

Mersin türbanlı escort Sevil

»

Mersinde bulunan escort kızlar

»

storebursa.com

»

maltepeescort.org

»

Kayseri elit eskort

»

Eskişehir sınırsız escort

»

Eskişehirde bulunan escort kızlar

»

samsuni.net

»

Escort Adana kızları

»

eskisehir eskort

»

adana eve gelen escort

»

adana escort twitter

»

adana beyazevler escort

»

http://www.mersinindex.com

»

pubg mobile hileleri

»

Nulled themes

»

www.ankarabugun.org

»

www.canlitvtr.net

»

escort izmir

»
escort99.com