hut

KCD Kibarkan Bendera di Alur Sungai Ciliwung

Upacara pengibaran bendera merah putih untuk memperingati kemerdekaan RI oleh Komunitas Ciliwung Depok di Sungai Ciliwung Grand Depok City, Sabtu (17/8/2019) - Foto Ant

DEPOK – Komunitas Ciliwung Depok (KCD) menyelenggarakan upacara pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati HUT Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di aliran Sungai Ciliwung.

Penyelenggaraan upacara tahun ini menjadi kegiatan keenam kalinya. “Kegiatan yang menjadi tradisi ini berlangsung di tengah aliran Ciliwung, tepatnya di  Kota Kembang atau Grand Depok City,” kata Koordinator KCD, Taufik DS, Sabtu (17/8/2019).

Tim pengibar bendera bergerak dengan perahu karet, untuk menuju tiang bendera yang berada di cadas di tengah aliran Ciliwung. Upacara pengibaran bendera diikuti para relawan pegiat sungai, pecinta alam, pelajar dan mahasiswa serta masyarakat luas.

“Nilai kejuangan tidak hanya berkobar dalam diri bangsa Indonesia saat merebut kemerdekaan negeri tercinta ini, akan tetap ada dalam sanubari masyarakat termasuk dalam membebaskan Ciliwung dari kerusakan oleh alam dan perusakan oleh manusia,” jelasnya.

Komunitas Ciliwung Depok (KCD) merupakan kumpulan relawan, yang bergerak secara independen serta tidak berafiliasi dengan golongan manapun. Kelompok tersebut muncul atas keresahan, semakin meluasnya kerusakan di aliran Ciliwung bagian tengah akibat alih fungsi sempadan.

Selain itu, juga adanya pengurukan empang dan situ, pembuangan limbah pabrik dan rumah potong ternak, termasuk kebiasaan lama masyarakat seperti meracun sungai, menembak binatang dan membuang kotoran dan sampah. Dalam beberapa kegiatannya, KCD menemukan fakta, kerusakan dan perusakan lingkungan DAS Ciliwung. Dari kenyataan temuan atau fakta yang didapat, mereka selalu mendesak pemkot maupun pemerintah pusat selaku mitra atau sesama stakeholder, melakukan tindak lanjut sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

KCD mempunyai visi mengajak masyarakat kampung yang ada di sepanjang aliran Ciliwung, untuk menjaga dan merawat sungai tersebut. Ada beberapa titik perhatian yang perlu diperhatikan dalam merawat Ciliwung, antara lain mengurangi run-off air dari daratan masuk ke sungai. Menetapkan garis sepadan sungai sebagai wilayah konservasi dan penegakan hukum atas pelanggaran pemanfaatan dan pengelolaan sungai. (Ant)

Lihat juga...