hut

Keunggulan Mekarsari Dibandingkan Lembaga Serupa

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

BOGOR – Keunggulan Taman Buah Mekarsari dibandingkan lembaga penelitian sejenis adalah Taman Buah Mekarsari mampu berperan dalam menghasilkan bibit unggulan dan memperbanyak bibit unggulan tersebut.

Manager R&D Taman Buah Mekarsari, Azis Natawidjaya, menyebutkan, penelitian terkait varietas buah unggulan ini mencakup 11 jenis buah.

“Yang pertama, adalah yang baru-baru saja kita launching. Yaitu Melon. Saat ini sudah ada lima jenis yang kita publish dengan masing-masing jenis memiliki keunggulan masing-masing,” kata Azis saat ditemui di Taman Buah Mekarsari, Sabtu (31/8/2019).

Yang berikutnya adalah salak, tambahnya. Penelitian salak terkait akan kebutuhan bibit unggulan di masa depan.

“Karena tanaman salak sekarang sudah banyak yang tiada. Jadi kita menangkap suatu urgensi untuk memulai menyiapkan bibit unggulan yang bisa membantu income petani,” ujar Azis.

Selanjutnya, menurut Azis, adalah nangka dan nangkadak.

“Khusus nangkadak, dua hasil penelitian dari Mekarsari adalah nangkadak jumbo dan nangkadak Super O,” ucapnya.

Azis menambahkan Belimbing dan Lengkeng juga menjadi salah satu buah yang dijadikan penelitian.

“Untuk belimbing kami sedang menyeleksi varietas-varietas yang memiliki produktivitas tertinggi. Merupakan kombinasi penelitian antara pemuliaan dan agronomi,” kata Azis lebih lanjut.

Sementara penelitian lengkeng berfokus pada menciptakan varietas yang memiliki produktivitas tinggi, kualitas hasil tinggi dan berwarna kulit merah.

“Penelitian jeruk saat ini pada jenis dekopon. Kami sedang melakukan perbaikan genetika melalui pemuliaan tanaman,” ujarnya.

Hal yang sama juga berlaku untuk jenis buah jambu air citra.

“Sementara untuk jambu bol, penelitian lebih diarahkan ke aspek agronomi. Yaitu dengan melakukan efisiensi pemupukan,” papar Azis.

Penelitian terkait durian, masih berlangsung pada tahap penyeleksian hasil persilangan.

“Durian ini mungkin yang paling lama prosesnya. Bahkan lebih lama dibandingkan salak. Karena proses tumbuh kembang hingga berbuah dari durian, membutuhkan waktu tahunan. Paling cepat itu, 7 sampai 9 tahun,” urai Azis.

Sehingga, untuk durian, mungkin hasilnya baru akan bisa dilihat dalam beberapa tahun ke depan.

“Untuk durian, bisa dibilang perjalanan panjanglah Mbak,” kata Azis sambil tertawa.

Selain jenis buah-buahan, Taman Buah Mekarsari diketahui juga melakukan penelitian terkait tanaman sawit.

“Memang ada Mbak. Ini terkait penyediaan bibit,” tandas Azis.

Azis menyebutkan dibandingkan lembaga penelitian sejenis, Mekarsari memiliki banyak keunggulan.

“Ya kita punya lahan luas dan juga karena kita mengkhususkan di bidang ini jadi penelitiannya bisa berkelanjutan. Beda dengan lembaga lain, yang kalau ganti pimpinan bisa berganti kebijakan,” kata Azis.

Keunggulan lainnya, penelitian Mekarsari tidak hanya pada pelestarian tapi juga bisa menghasilkan varietas unggulan baru.

Lihat juga...