hut

Kredit Perbankan di Sumut Tumbuh Melambat

Ilustrasi - DOK CDN

MEDAN – Penyaluran kredit perbankan di Sumatera Utara pada triwulan II 2019 tumbuh melambat. Angkanya mencapai 2,83 persen secara year on year.

Kondisi tersebut, diklaim sebagai dampak kondisi perekonomian global yang belum pulih. “Pada triwulan II, kredit Sumut hanya tumbuh 2,83 persen dari triwulan I yang bisa naik 4,38 persen, ” ujar Kepala Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Sumut, Wiwiek Sisto Widayat di Medan, Rabu (28/8/2019).

Dengan pertumbuhan sebesar 2,83 persen, kredit perbankan Sumut di triwulan II menjadi sebesar Rp217, 3 triliun, dari posisi triwulan I yang hanya sebesar Rp215, 6 triliun. “Yang menyenangkan, kredit bermasalah atau NPL perbankan di bawah batas maksimal atau 3,14 persen,” ujarnya.

Wiwiek menyebut, kenaikan kredit di triwulan I tetap masih didorong kredit konsumsi. Kredit industri pengolahan mengalami pelemahan seperti kredit di sektor lainnya. Krisis global disebutnya, telah berimbas ke bisnis dalam negeri di Indonesia termasuk Sumut. “Pengusaha Sumut seperti daerah lainnya juga melakukan aksi wait anda see, sehingga menahan kredit baru atau tambahan, ” ujarnya.

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sumut, Parlindungan Purba, menyebut, daya beli yang menurun. membuat pengusaha mengurangi produksi pabriknya. “Dengan produksi terbatas, tidak mungkin menambah investasi dengan meminjam uang atau kredit ke bank,” ujar Parlindungan. (Ant)

Lihat juga...