hut

Kualitas Ikan Kedonganan Dilirik Hotel dan Restoran di Bali

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

BADUNG – Kualitas ikan di Pasar Ikan Kedonganan, Badung Bali, diminati oleh hotel dan restoran. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya ikan yang dipasok ke tempat-tempat mewah ini untuk dijadikan salah satu menu utama.

Samsul, salah seorang pemasok ikan ke restoran di Bali menjelaskan, biasanya, jenis ikan yang paling dicari oleh para chef di restoran maupun di hotel di Bali jenis ikan Mahi-mahi dan jenis ikan Butcher Fish serta Jungky.

Tak hanya itu, kondisi ikan daging sudah dalam kondisi di-fillet dengan dibungkus per kilogram menggunakan plastik sehingga para juru masak dengan mudah untuk mengolahnya.

Jenis ikan Mahi-mahi dan jenis ikan Butcher Fish serta Jungky yang dipasok ke restoran dan hotel di Bali, Senin (12/8/2019). -Foto: Sultan Anshori.

“Biasanya mereka maunya dengan kondisi seperti ini (fillet). Tapi kadang ada juga permintaan ikan utuh,” kata Samsul saat ditemui, Senin (12/8/2019).

Samsul menambahkan, jenis ikan baik yang fillet maupun utuh haruslah dengan kualitas bagus. Artinya ikan yang masih segar. Karena jika ikan yang dipasok dalam kondisi jelek maka pihak manajemen hotel maupun restoran tidak mau menerimanya.

Tanda ikan dengan kualitas bagus adalah kondisi daging masih keras dan berwarna kemerahan. Jika ikan kondisi utuh, maka pupil mata ikan harus cerah dan insan harus merah. Jika keduanya tidak terpenuhi, maka pihak manajemen hotel bisa langsung memastikan bahwa ikan yang dipasok memiliki kualitas jelek.

“Jika ikan benar-benar bagus, bahkan diminta untuk dikirim ke hotel jejaring lainnya yang ada di Bali. Misalnya, hotel A memiliki hotel di kawasan Jimbaran dan Kuta, maka kami harus kirim ke dua tempat tersebut,” tutur Samsul sambil merapikan barang dagangannya.

Biasanya, ikan ia peroleh dari nelayan setempat di Pantai Kedonganan Badung Bali. Jika pasokan ikan dari para nelayan berkurang akibat cuaca buruk, maka dengan terpaksa menggunakan ikan yang sudah di-freezer terlebih dahulu. Tapi tidak mengurangi unsur kriteria ikan bagus sesuai permintaan dari pihak manajemen hotel.

“Tentunya kita harus menjaga kualitas, Mas. Karena ini berkaitan dengan jualan kami,” tegas Samsul lagi.

Tidak hanya ikan, biasanya pihak hotel juga membutuhkan jenis seafood lainnya. Seperti kepiting, udang dan kerang.

Raiwan, pemasok seafood lainnya mengatakan, permintaan serta kriteria kualitasnya juga sama, yaitu harus seafood dengan kualitas bagus dan segar.

Biasanya, ia bisa tiga kali dalam seminggu menyetok beberapa jenis seafood ke pihak hotel juga restoran. Biasanya ia mengambil untung sekitar sepuluh hingga dua puluh ribu dalam sekilonya.

“Yah yang penting ada untuk kami Mas,” tandas Raiwan.

Lihat juga...