hut

KUD SHS Mandiri Lestari Krambilsawit Bantu Atasi Kesulitan Air Bersih

Editor: Koko Triarko

YOGYAKARTA – KUD SHS Mandiri Lestari Krambilsawit di Gunung Kidul, terus berupaya mengatasi berbagai persoalan di desa Krambilsawit, Saptosari. Tak kecuali persoalan kekeringan yang selalu dialami dan dirasakan seluruh warga desa, setiap musim kemarau tiba. 

Manajer Umum KUD SHS Mandiri Lestari Krambilsawit, Muhammad Lukman Hakim, mengatakan, pihaknya telah memiliki konsep untuk menjawab tantangan masalah rutin kekeringan tersebut. Yakni, solusi jangka pendek, menengah dan jangka panjang.

“Karena tidak memiliki sumber mata air, maka solusi permanen memang melalui pengeboran sumur dalam. Namun pengeboran ini membutuhkan biaya sangat mahal, sehingga tidak bisa dilakukan dalam waktu dekat,” katanya.

Karena itu, pihaknya saat ini lebih cenderung untuk mencari solusi jangka menengah. Yakni, dengan menyiapkan armada tangki penyuplai air bersih. Keberadaan mobil tangki air bersih milik koperasi ini dinilai dapat membantu menyuplai kebutuhan air bersih bagi warga desa selama musim kemarau.

“Dengan koperasi memiliki armada tangki, paling tidak akan bisa menghemat biaya untuk membeli air. Jadi, warga bisa membeli air bersih dengan harga jauh lebih murah. Karena warga hanya perlu membeli airnya saja, sementara pengantaran air akan dibantu oleh koperasi melalui armada tangki yang dimiliki,” katanya.

Selama ini, setiap musim kemarau, warga desa Krambilsawit yang tersebar di 9 padukuhan, harus rutin membeli air bersih hingga mencapai Rp150 ribu per tangki, atau sekitar 5.000 liter. Hal itu disebabkan tidak berfungsinya pipa-pipa saluran air bersih milik PDAM. Terlebih masih banyak rumah warga di pelosok yang tidak terjangkau jaringan PDAM ini.

“Hitung-hitungannya, jika koperasi memiliki armada tangki, maka harga nominal air bersih yang harus dibeli warga bisa ditekan hingga di bawah Rp100 ribu per 5.000 liter. Tentu ini akan sangat membantu warga desa Krambilsawit yang sangat membutuhkan suplai air bersih setiap musim kemarau,” katanya.

Untuk mewujudkan rencana tersebut, pihak KUD SHS Mandiri Lestari Krambilsawit tengah berupaya menggandeng sejumlah pihak, antara lain mitra-mitra koperasi, seperti pemerintah maupun pihak swasta. Dengan begitu, diharapkan rencana untuk memiliki armada tangki penyuplai air bersih ini bisa segera terwujud.

“Sementara itu, kita saat ini sudah menjalankan solusi jangka pendek, dengan melakukan dropping air bersih kepada warga yang membutuhkan. Dropping air bersih ini rutin kita lakukan, dengan memanfaatkan donatur-donatur yang bermitra dengan koperasi. Paling tidak dengan dropping air bersih ini, bisa meringankan beban warga,” pungkasnya.

Lihat juga...