hut

KUR di Sumsel Baru Dinikmati 51 Pelaku UMKM

Editor: Mahadeva

PALEMBANG – Sebanyak 51 pelaku usaha mikro, kecil dan menengah di Sumatera Selatan sudah tesentuk Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Aprian Jhon. Kepala Biro Ekonomi Pemprov Sumsel, usai mengikuti rakor penyalur KUR Selasa (13/8/2019) – Foto M Chandra

Aprian Jhon, Kepala Biro Ekonomi Pemprov Sumatera Selatan (Sumsel) menyebut, data pengakses KUR tersebut adalah kondisi hingga 12 Agustus 2019.

“Angkanya sekira Rp1,96 triliun, angka ini terbilang cukup baik. Namun, masih perlu kita genjot lagi, sebab masih banyak pelaku usaha mikro yang belum tersentuh KUR,” kata Aprian Jhon, usai memimpin rapat kordinasi panyaluran KUR di Kantor Gubernur Sumsel, selasa (13/8/2019).

Berdasarkan data pemerintah daerah, saat ini sedikitnya ada 162 pelaku UMKM yang sudah masuk Sistem Informasi Kredit Program (SIKP). Data base SIKP, menjadi salah satu dasar penyaluran KUR. “kami terus berkordinasi dengan pemerintah kabupaten kota agar para pelaku usaha masuk dalam daftar SIKP. Sebab, itu salah satu syarat untuk mendapatkan KUR,” ujarnya.

Panca Hadi, Kepala Kanwil OJK Sumsel mengatakan, saat ini KUR kecil di Sumsel banyak diakses oleh pelaku usaha di sektor perkebunan dan pertanian. “41 persen diakses oleh sektor pertanian dan perkebunan, sementara sektor perdagangan 27 persen, dan sisanya kontruksi lebih kurang 17,5 persen,” ulasnya.

Dinilainya, kondisi perbankan di Sumsel cukup baik, dalam hal penyaluran KUR. Dari 10 bank yang diamanati menyalurkan Kur, sembilan diataranya sudah menyalurkan. “ini menjadi evaluasi dan catatan kami untuk dilaporkan pada kementrian ekonomi,” pungkasnya.

Lihat juga...