hut

Lapek Koci, Perpaduan Kacang Hijau dan Gula Aren yang Khas dari Padang

Editor: Mahadeva

Lapek koci yang siap disantap yang dihilangkan oleh Eli yang dipesan kepada pembuatnya di Padang, Sabtu (17/08/2019) / Foto: M. Noli Hendra 

PADANG – Lapek Koci, adalah kuliner berasa lembut di lidah khas dari Kota Padang. Perpaduan rasa kacang hijau dan manisnya gula aren, menjadikan menu tersebut sangat disukai masyarakat setempat.

Namun, sebagai kuliner warisan leluhur, Lapek Koci saat ini jarang dijual di warung-warung rakyat. Namun, kuliner tersebut hanya diproduksi tangan-tangan para ibu rumah tangga, yang merupakan pendudukan asli masyarakat Minang.

Lapek koci merupakan hasil perpaduan kacang ijo, beras ketan putih, dan gula merah aren. Perpaudan tersebut memunculkan sensasi rasa lapek yang begitu enak sebagai cemilan. Salah satu yang membuat lapek terasa lezat adalah bungkus-nya masih menggunakan daun pisang, dan dimasak secara tradisional.

Eli memperlihatkan lapek koci yang disajikan di atas piring yang telah dipesannya di Padang, Sabtu (17/08/2019) / Foto: M. M Noli Hendra

Eli, masyarakat yang beruntung bisa memesan lapek koci, mengatakan, untuk mendapatkan lapek koci Dia harus memesannnya kepada yang membuat kue jauh-jauh hari. Seperti halnya untuk momen Iduladha beberapa waktu lalu, Eli memesannya tiga hari sebelum perayaan. Alasan yang membuat harus memesan jauh-jauh hari, karena untuk membuat adonannya membutuhkan waktu.

“Iya saya mesan dulu, kue lapek poci untuk sajian keluarga usai pulang shalat Iduladha. Kalau dilihat dari ukurannya, memang tidak terlalu besar, tapi harganya per-butir itu Rp2.500. Beda dengan kue pada umumnya hanya Rp1.000 per butir. Tapi wajarlah harga segitu, enak soalnya,” katanya, Sabtu (17/08/2019).

Sulit untuk menemukan lapek koci di Kota Padang. Karena tidak banyak diproduksi. Hal itu dikarenakan, minat masyarakat terhadap lapek koci belum begitu banyak, jika dibandingkan kuliner lain. Apalagi kalau dilihat dari sejarahnya, lapek poci sebenarnya bukanlah makanan yang diperjual belikan di warung-warung. Tapi lapek koci dihadirkan untuk mengisi sajian acara pernikahan, sebagai makanan pencuci mulut.

Untuk membuat koci, sebenarnya tidak rumit. Hanya saja untuk membuat lapek koci, cukup menghabiskan waktu. Membuat lapek koci dilakukan di malam hari. Hutama yang dilakukan ialah menghaluskan kacang hijau, lalu ada tepung beras ketan putih, dan ada pula pengadukan adonan yang dicampuri gula merah aren.

Proporsi bahan-bahan yang perlu dipersiapkan untuk membuat lapek koci adalah, 500 gram kacang hijau (giling dan ayak), 350 gram gula merah (cairkan dan rebus), 100 gram gula putih (rebus dengan gula merah).

Bahan selanjutnya, 500 gram ketan putih, 100 gram tepung beras, tiga gelas santan dari tiga kelapa, satu sendok makan garam halus, 300 gram gula merah cairkan dengan sedikit air (rebus), 100 gram gula pasir rebus, dan masukkan ke dalam gula merah satu sendok teh vanili.

Untuk membuatnya, campur semua bahan, Kemudian, bulatkan adonan menjadi sebesar kelereng. Bahan kulit campurkan jadi satu, sampai menjadi adonan. Biarkan selama 20 menit ambil daun pisang yang sudah digunting bulat. Daun pisang yang sebelumnya telah dijemur supaya lemas, diletakkan adonan di atasnya lalu masukkan adonan isi, sampai tidak kelihatan. Proses selanjut, bungkuslah lapek seperti pyramid, dan kukus selama 30 menit.

Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!

Mersin escort

»

bodrumescort.asia

»

Escort Adana bayan

»

Mersin türbanlı escort Sevil

»

Mersinde bulunan escort kızlar

»

storebursa.com

»

maltepeescort.org

»

Kayseri elit eskort

»

Eskişehir sınırsız escort

»

Eskişehirde bulunan escort kızlar

»

samsuni.net

»

Escort Adana kızları

»

eskisehir eskort

»

adana eve gelen escort

»

adana escort twitter

»

adana beyazevler escort

»

http://www.mersinindex.com

»

pubg mobile hileleri

»

Nulled themes

»

www.ankarabugun.org

»

www.canlitvtr.net

»

escort izmir

»
escort99.com