hut

Mahasiswa Keperawatan Unej Harus Siap dengan Layanan E-Ners

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

JEMBER – Pemanfaatan teknologi dan informasi menjadi faktor penting dalam menghadapi era revolusi industri 4.0.

Pada era ini menunjukan adanya perubahan pola dan perilaku komunikasi masyarakat. Pemanfaatan smartphone sebagai bagian dari sarana penunjang dalam pemenuhan kebutuhan jamak ditemui.

“Termasuk untuk kebutuhan kesehatan. Misalnya saat ingin membeli obat orang bertanya justru bukan pada dokter dulu tapi pada google. Oleh karena itu kita harus mengantisipasi dan sedapat mungkin mengambil peluang dari adanya perubahan itu,” ujar Zulfikar, Wakil Rektor I bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Jember (Unej) usai melantik mahasiswa baru Program Diploma III Keperawatan Universitas Jember di Kampus Pasuruan, Kamis (22/8/2019).

Zulfikar mengatakan, perkembangan teknologi dan aplikasi dalam smartphone tiga tahun ke depan tentu akan semakin berkembang. Oleh karena itu, Zulfikar mengajak para mahasiswa para calon ners itu untuk mulai terbiasa dengan penggunaan layanan yang berbasis online.

“Karena bisa jadi tiga tahun ke depan akan ada e-ners atau perawat panggilan. Maksudnya perawat yang mendatangi pasien, keliling rumah pasien yang telah memesan layanan kesehatan melalui aplikasi di smartphone mereka dan kalian harus siap untuk itu,” katanya.

Menurut Zulfikar, adanya perubahan dalam berkomunikasi ini perlu diantisipasi oleh penyedia layanan pendidikan termasuk di dalamnya adalah mahasiswa baru. Perangkat teknologi yang dimiliki seperti halnya smartphone harus bisa dimanfaatkan dengan baik untuk menunjang seluruh kegiatan yang dilakukan.

“Oleh karena itu saat ini Universitas Jember terus mengembangkan sistem informasi untuk mempermudah segala proses akademik maupun nonakademik dari mahasiswa. Melalui sistem informasi terpadu dengan hanya bermodal smartphone dan paket data, kalian semua sudah bisa melakukan seluruh proses akademik termasuk dalam penyusunan tugas akhir,” lanjut Zulfikar di hadapan para mahasiswa yang baru saja ia lantik.

Zulfikar juga berpesan agar mahasiswa berhati-hati dalam menggunakan teknologi. Karena menurutnya, kesalahan dalam membaca dan menyebarkan informasi dapat berakibat pada perilaku melanggar hukum.

“Perhatikan betul dua jari Anda saat melakukan aktivitas dengan smartphone. Karena jika sampai Anda asal-asalan melakukan postingan sebuah kejadian atau peristiwa atau mungkin membagikan postingan orang lain bisa menjadikan Anda ikut menyebarkan berita hoaks ataupun ujaran kebencian,” pesan Zulfikar.

Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!

Mersin escort

»

bodrumescort.asia

»

Escort Adana bayan

»

Mersin türbanlı escort Sevil

»

Mersinde bulunan escort kızlar

»

storebursa.com

»

maltepeescort.org

»

Kayseri elit eskort

»

Eskişehir sınırsız escort

»

Eskişehirde bulunan escort kızlar

»

samsuni.net

»

Escort Adana kızları

»

eskisehir eskort

»

adana eve gelen escort

»

adana escort twitter

»

adana beyazevler escort

»

http://www.mersinindex.com

»

pubg mobile hileleri

»

Nulled themes

»

www.ankarabugun.org

»

www.canlitvtr.net

»

escort izmir

»
escort99.com