hut

Mebel Bambu, Peluang Bisnis yang Menjanjikan

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

MAUMERE — Melimpahnya bambu di beberapa wilayah di pegunungan kabupaten Sikka terutama daerah yang berbatasan langsung dengan kali, memberikan peluang bisnis yang menguntungkan.

Kepala desa Mekendetung kecamatan Kangae kabupaten Sikka,NTT,Kasianus Noeng. Foto : Ebed de Rosary

Selama ini, masih sebagian kecil saja masyarakat kabupaten Sikka yang memanfaatkan untuk diproduksi menjadi mebel. Bambu hanya dijual di pasar untuk keperluan membuat tenda, bale-bale atau dibelah dan dijadikan dinding.

“Selama ini oleh beberapa warga yang tinggal di sekitar bantaran kali hanya dimanfaatkan untuk membuat Halar atau bambu belah untuk di dinding rumah saja,” sebut Krispianus Beri, salah seorang penjual , Sabtu (24/8/2019).

Saat ditemui di pasar Alok, Kris sapaannya mengatakan, warga desa lebih banyak menjual kepada pedagang di pasar. Bambu tersebut ditebang dan dikumpulkan di dekat jalan raya lalu diangkut pedagang menggunakan truk.

“Satu batang biasa dijual Rp20 ribu hingga Rp30 ribu tergantung kepada ukuran. Semakin besar dan panjang maka harganya semakin mahal,” jelasnya.

Penjualan bambu sebut Kris, meningkat saat musim pesta sambut baru dan pernikahan bulan Juni hingga Oktober.

Pada bulan-bulan tersebut, ujarnya, bambu banyak dibeli untuk membuat tenda dan bale-bale untuk petugas yang memotong daging dan ibu-ibu yang memasak di dapur.

“Kalau bulan Maret atau April yang membelinya pihak kontraktor. Biasanya dipergunakan untuk membuat rangka saat ada pembangunan gedung,” jelasnya.

Satu batang bambu ukuran panjang hingga 7 meter dan dijual Rp.70 ribu tergantung besarnya. Kalau ukuran panjangnya 4 meter biasa dijual Rp.25 ribu sampai Rp.30 ribu per batangnya.

Kepala desa Mekendetung Kasianus Noeng mengatakan, untuk memanfaatkan potensi, pihaknya memberikan pelatihan mengolah bambu menjadi mebel.

Pelatihan tersebut kata Kasianus, digelar di awal 2019. Dampaknya, beberapa anggota masyarakat yang ikut, telah memproduksi mebel dan dijual dengan harga Rp750 ribu satu setnya.

“Mebel satu set Rp.750 ribu yang terdiri dari kursi dan meja. Kursi kecil dua, kursi panjang satu dan meja satu buah. Ada yang memproduksi tempat tidur serta tempat dispenser air minum,” terangnya.

Potensi mebel bambu pun sebut Kasianus, lumayan menggiurkan. Untuk itu, pihak pemerintah desa Mekendetung terus mendorong masyarakat untuk bisa memproduksinya.

“Ada yang menjual hingga ke luar kota Maumere. Bahkan ada pengrajin yang telah menjual hingga 50 set mebel,” ungkapnya bangga.

Potensi bambu Aur di desa Mekendetung kata Kasianus, lumayan namun sekarang pihaknya akan kembangkan. Pembibitan telah dilakukan menggunakan stek sehingga satu pohon bisa menghasilkan 20 sampai 30 rumpun.

“Tahun 2019 dari dana desa ada bantuan penanaman bambu dengan anggaran Rp20 juta. Ini untuk mengantisipasi kelangkaan bahan baku di masyarakat,” pungkasnya.

Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!

Mersin escort

»

bodrumescort.asia

»

Escort Adana bayan

»

Mersin türbanlı escort Sevil

»

Mersinde bulunan escort kızlar

»

storebursa.com

»

maltepeescort.org

»

Kayseri elit eskort

»

Eskişehir sınırsız escort

»

Eskişehirde bulunan escort kızlar

»

samsuni.net

»

Escort Adana kızları

»

eskisehir eskort

»

adana eve gelen escort

»

adana escort twitter

»

adana beyazevler escort

»

http://www.mersinindex.com

»

pubg mobile hileleri

»

Nulled themes

»

www.ankarabugun.org

»

www.canlitvtr.net

»

escort izmir

»
escort99.com