hut

Menikmati Pantai di Badung dengan Naik Unta

Editor: Mahadeva

BADUNG – Jika ingin menikmati sensasi menaiki unta, tidak perlu jauh-jauh ke Arab Saudi. Di Bali, terdapat destinasi wisata yang menyediakan paket wisata tour camels atau wisata naik unta.

Jika di negeri asalnya unta digunakan di padang pasir. Di Bali, unta digunakan untuk memanjakan wisatawan menyusuri pinggiran pantai di Bali Selatan. Paket wisata tersebut bisa ditemui di Pantai Kelan, yang terletak di Desa Kedonganan, Kecamatan Kuta Selatan Badung Bali. Tepatnya di pantai di samping selatan Bandara Internasional Ngurah Rai Bali.

Ketut Alit Ardana pengelola wisata unta Bali.-Foto: Sultan Anshori.

Ketut Alit Ardana, pengelola wisata unta Bali mengatakan, tempat ini merupakan tempat ketiga yang menyediakan wahana naik unta. Sebelumnya sudah ada di Nusa Dua dan Sanur, Denpasar. “Wahana ini dibuka secara resmi sejak tujuh bulan yang lalu. Ini yang ketiga setelah di Nusa Dua dan di Sanur,” kata Ketut Alit Ardana, Minggu (18/8/2019).

Ketut Alit menyebut, prospek bisnis wisata tur unta cukup menjanjikan. Tamu wisatawan mancanegara yang berkunjung ke tempat tersebut, kebanyakan dari Jepang dan Cina. Biasanya mereka menyewa untuk kepentingan tur, namun ada juga yang menjadikan agenda pelengkap talent prewedding di pinggir pantai.

Untuk bisa menikmati paket wisata tersebut, cukup merogoh kocek Rp400 ribu hingga Rp800 ribu. Sementara untuk wisatawan lokal cukup membayar uang sewa sebesar Rp200 ribu. Dengan durasi waktu antara 15 hingga 30 menit. “Rutenya, menyusuri Pantai Kelan. Nanti balik lagi,” imbuhnya.

Unta tersebut didatangkan langsung dari peternakan unta terbesar di Negara Bagian Darwin Australia. Dengan jumlah armada dua ekor unta, dimana setiap armada akan dipandu oleh pawang.  Untuk perawatan unta disebutnya cukup mudah. Unta pada dasarnya hidup dan berkembang biak di wilayah yang memiliki hawa panas. Sehingga, saat di pelihara di Indonesia yang cenderung memiliki iklim tropis sangatlah cocok.

Hanya saja, diperlukan perawatan kesehatan setiap seminggu sekali oleh tim dokter hewan, yang tentunya di bawah koordinasi dengan pihak BKSDA Bali. Untuk makanannya, unta termasuk hewan jenis herbivora, cenderung ke rerumputan dan sayur mayur.

Volume konsumsinya, sebanyak sepersepuluh dari total berat badan dari unta. Berat mereka mencapai satu kuintal lebih. Dan untuk menambah tenaga unta, biasanya diberikan suplemen kalsium sebagai penguatan pada tulang-tulang. “Di akhir Agustus sudah datang lagi tujuh armada lagi, jadi totalnya sembilan Armada. Untuk jam operasional wisata tur unta ini buka dari jam sembilan pagi sampai jam empat sore,” tegas Alit.

Wisata unta menarik minat wisatawan, baik yang hanya sekedar untuk berswa foto maupun langsung menjajal menungganginya. Maria, wisatawan asal Medan, mengakui kagum dan penasaran untuk menunggangi unta.  “Karena selama ini yang kita tau unta ini adanya di negara Arab sana. Tapi disini kok ada, ya tentu penasaran ingin tahu unta dan menungganginya,” tandas Maria.

Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!

Mersin escort

»

bodrumescort.asia

»

Escort Adana bayan

»

Mersin türbanlı escort Sevil

»

Mersinde bulunan escort kızlar

»

storebursa.com

»

maltepeescort.org

»

Kayseri elit eskort

»

Eskişehir sınırsız escort

»

Eskişehirde bulunan escort kızlar

»

samsuni.net

»

Escort Adana kızları

»

eskisehir eskort

»

adana eve gelen escort

»

adana escort twitter

»

adana beyazevler escort

»

http://www.mersinindex.com

»

pubg mobile hileleri

»

Nulled themes

»

www.ankarabugun.org

»

www.canlitvtr.net

»

escort izmir

»
escort99.com