hut

Militer Cina Siap Tumpas Aksi Protes di Hong Kong

Arsip - Polisi dan demonstran terlibat bentrok di bandara Internasional Hong Kong, Selasa (13/8/2019). -Foto: Antara

HONG KONG – Cina mengeluarkan peringatan, dapat menggunakan kekuatan yang dimiliki untuk menumpas aksi unjuk rasa di Hong Kong.

Sementara itu, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mendesak Presiden Cina, Xi Jinping, agar bertemu secara pribadi dengan demonstran. Hal itu, untuk mengendurkan ketegangan-ketegangan yang sudah berlangsung selama beberapa pekan.

Ratusan Polisi Bersenjata Rakyat (PAP) pada Kamis (15/8/2019) mengadakan latihan di sebuah stadion olah raga di Shenzhen. Sebuah daerah yang berbatasan dengan Hong Kong. Hal itu dilakukan, setelah Departemen Luar Negeri AS menyatakan, keprihatinan yang dalam, atas gerakan aksi demonstrasi tersebut.

Aksi itu menimbulkan kekhawatiran, bahwa tentara dapat digunakan untuk mengatasi aksi-aksi protes. Konfrontasi yang sudah berlangsung selama 10 pekan antara polisi dan para pemrotes, membuat Hong Kong mengalami krisis terburuk sejak penyerahan dari Inggris ke Cina di 1997. Kondisi tersebut, menjadi tantangan terbesar bagi Xi, yang sudah berada di puncak kekuasaan selama tujuh tahun.

Front Hak Asasi Manusia Sipil, yang menyelenggarakan aksi-aksi protes sejak Juni lalu, telah menjadwalkan protes lagi pada Minggu (18/8/2019). Duta besar Cina untuk London, mengeluarkan peringatan keras. Dia menyatakan, Beijing dapat menggunakan kekuasaannya untuk memadamkan aksi protes di Hong Kong, jika situasi memburuk.

Terlebih jika para demonstrasi terus mengulangi tuduhan-tuduhan, dan sejumlah pemrotes menunjukkan, tanda-tanda terorisme. “Pemerintah Pusat tidak akan berpangku tangan dan menonton. Kami punya cukup solusi dan kekuatan dalam batasan Hukum Dasar untuk memadamkan huru-hara dengan cepat,” kata Dubes Liu Xiaoming.

Liu menyebut, merujuk kepada konstitusi mini Hong Kong, pemerintah Hong Kong dapat meminta tentara Cina di kota itu untuk membantu memelihara ketertiban. Pemerintah Pusat Cina tidak akan pernah membiarkan para pelanggar yang jumlahnya sedikit, membuat jatuh dan dalam keadaan berbahaya. Penasihat keamanan nasional Gedung Putih, John Bolton, memperingatkan terhadap potensi pengulangan Tiananmen, pada Rabu (7/8/2019). (Ant)

Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!

Mersin escort

»

bodrumescort.asia

»

Escort Adana bayan

»

Mersin türbanlı escort Sevil

»

Mersinde bulunan escort kızlar

»

storebursa.com

»

maltepeescort.org

»

Kayseri elit eskort

»

Eskişehir sınırsız escort

»

Eskişehirde bulunan escort kızlar

»

samsuni.net

»

Escort Adana kızları

»

eskisehir eskort

»

adana eve gelen escort

»

adana escort twitter

»

adana beyazevler escort

»

http://www.mersinindex.com

»

pubg mobile hileleri

»

Nulled themes

»

www.ankarabugun.org

»

www.canlitvtr.net

»

escort izmir

»
escort99.com