hut

Nishikori Libas Bradley, Federer Berhasil Atasi Dzumhur

NEW YORK — Unggulan ketujuh dari Jepang, Kei Nishikori, melangkah ke babak ketiga US Open, Rabu waktu setempat, setelah menang 6-2, 4-6, 6-3, 7-5 melawan petenis Amerika Bradley Klahn.

Nishikori, runner up US Open 2014, memerlukan lima match point untuk akhirnya menghempaskan petenis berperingkat 108 dunia itu.

“Saya tahu pertandingan ini akan menjadi pertarungan keras karena dia memiliki serve hebat dan dia melakukannya hari ini,” kata Nishikori yang sempat melesat 5-1 pada set terakhir sebelum disusul lawannya.

“Agak sedikit kehilangan fokus. Setelah 5-1 saya memegang serve untuk match point di 5-2 dan dia juga mulai membaik permainannya. Tentu saja saya bahagia bisa menang, ini pertandingan yang bagus dan saya menunggu bermain untuk pertandingan berikutnya,” papar dia.

Nishikori mencapai perempat final atau lebih baik dibandingkan dengan lima turnamen Grand Slam terakhir dan akan menghadapi unggulan ke-31 asal Chile Cristian Garin atau petenis Australia Alex de Minaur untuk memperebutkan satu tempat pada 16 besar.

“Selalu menyenangkan bermain di sini di New York. Benar-benar menyenangkan di lapangan ini dan saya harap saya bisa terus bermain bagus,” tutup dia seperti dikutip AFP.

Sementara itu, petenis peringkat tiga dunia Roger Federer akhirnya mengatasi Damir Dzumhur 3-6, 6-2, 6-3, 6-4 dalam pertandingan putaran kedua US Open meski sempat dikalahkan di set pertama.

Federer yang bersaing dalam pertandingan ke-100 di ajang US Open, kembali mengalami kekalahan di set pertama seperti di babak pertama saat meladeni petenis kualifikasi asal India Sumit Nagal.

Namun Juara US Open lima kali berhasil melewati cobaan tersebut dan kini bersiap menghadapi pertandingan lainnya di babak ketiga.

Di sisi lain, Dzumhur yang dikalahkan Federer mengaku senang bisa berbagi lapangan dengan idolanya itu meski harus dikalahkan, termasuk dalam dua pertemuan sebelumnya.

“Dia adalah idola saya. Dia petenis yang saya kagumi baik di luar dan di lapangan. Menurut saya jelas, dia pemain terbaik dalam sejarah tenis,” kata peringkat ke-99 itu ATPTour.com, Kamis.

“Saya hanya berpikir untuk mengikuti pertandingan dan mencoba bermain bagus, melakukan apa yang saya lakukan dalam latihan. Jika saya bermain sangat bagus, saya bisa menjadi masalah bagi pemain mana pun,” pungkas Dzumhur.

Lawan berikutnya untuk Federer adalah unggulan ke-25 Lucas Pouille dari Prancis atau Daniel Evans dari Inggris. Federer mencatatkan skor 2-0 melawan kedua petenis tersebut dan belum pernah kehilangan satu set pun dari keduanya. (Ant)

Lihat juga...