NTB Siap Jadi Tuan Rumah Kompetisi Sains Madrasah Nasional

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

MATARAM – Kepala Kanwil Kementerian Agama, Provinsi Nusa Tenggara Barat, H. Nasarudin mengatakan, setelah sukses menyelenggarakan Kompetisi Sains Madrasah (KSM) tingkat Provinsi NTB, pihaknya siap menjadi tuan rumah Kompetisi Sains Madrasah tingkat Nasional.

“Melihat semangat dan antusiasme siswa siswi madrasah yang demikian besar ikut serta dalam kegiatan KSM, ditambah dukungan Pemda yang luar biasa, NTB siap menjadi tuan rumah tahun 2020,” kata Nasarudin di Mataram, Kamis (15/8/2019).

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama NTB, H. Nasarudin (kanan) di acara Kompetisi Sains Madrasah di Mataram, Kamis (15/8/2019) – Foto: Turmuzi

Tingginya antusiasme siswa maupun santri dari seluruh kabupaten kota di NTB dalam mengikuti kegiatan KSM juga membuktikan, SDM yang dimiliki madrasah maupun pondok pesantren di bawah binaan Kemenag, tidak kalah dengan sekolah umum.

Menurutnya, banyak siswa maupun santri NTB yang memiliki kecerdasan luar biasa  sehingga perlu diasah, salah satunya melalui kegiatan KSM, guna mencari santri terbaik untuk dikirim mengikuti lomba tingkat nasional mewakili NTB.

“Harapannya, melalui KSM akan banyak lahir santri cerdas dan berprestasi dan bisa berbicara banyak, tidak saja nasional, tapi juga internasional, khususnya di bidang sains,” katanya.

Kepala Bidang Pendidikan Madrasah, Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Nusa Tenggara Barat, H. Zamroni Aziz, mengaku kagum dengan semangat dan antusiasme siswa siswi madrasah maupun santri dari pondok pesantren yang demikian besar dalam mengikuti kegiatan KSM.

“Luar biasa semangat siswa siswi yang ikut, sehingga memang NTB siap menjadi tuan rumah KSM tingkat nasional, apalagi didukung Pemda provinsi maupun kabupaten kota,” katanya.

Ia berharap pelaksanaan KSM ini dapat menjadi motivasi dan inspirasi bagi siswa-siswi untuk berjuang dengan penuh semangat sesuai dengan lomba dan bidang masing-masing.

Peserta yang terpilih nantinya bisa menjadi duta NTB bersaing pada kompetisi madrasah tingkat nasional.

“Utamakan kesantunan, kejujuran, selama berkompetisi, guna mewujudkan madrasah hebat dan bermartabat,” pungkasnya.

Lihat juga...