hut

Pantai Kawaliwu di Flotim Makin Ramai Dikunjungi

Editor: Koko Triarko

LARANTUKA – Berada di pesisir pantai utara di ujung timur pulau Flores, pantai Kawaliwu di kecamatan Lewolema, kabupaten Flores Timur, ramai dikunjungi. Pantai ini berada di Teluk Hading yang tenang, sehingga terlindung dari gelombang besar saat musim kemarau.

“Setiap Sabtu atau Minggu, saya selalu mengajak keluarga ke tempat ini untuk berendam di air panas di pesisir pantai. Biasanya, sore hari menjelang matahari terbenam agar bisa melihat sunset,” sebut Kornelis Aran, warga kota Larantuka, Minggu (4/8/2019).

Menurut Kornelis, pemandangan saat matahari terbenam sangat bagus, apalagi di ujung barat ada beberapa pulau di kawasan Teluk Maumere, kabupaten Sikka. Ini yang membuat dirinya bersama keluarga selalu menyempatkan diri ke pantai Kawaliwu.

“Selain menikmati sunset, kita juga bisa mandi air laut. Kita menghabiskan waktu di pesisir pantai dengan menggali lubang di pasir dan dari dalam lubang tersebut keluar air panas. Kita bisa berendam di lubang air panas tersebut,” sebutnya.

Air panas yang mengalir di sela-sela batu menuju laut di pantai Kawaliwu, desa Ile Padung, kecamatan Lewolema, kabupaten Flores Timur, NTT, Minggu (4/8/2019) -Foto: Ebed de Rosary

Kedalaman lubang dan lebar lubang untuk berendam air panas, kata Kornelis, digali tergantung kebutuhan. Kalau di dekat air laut airnya tidak terlalu panas, sementara agak jauh dari air laut airnya lebih panas.

“Mungkin ini air dari gunung berapi, sehingga panas dan terasa sekali bau belerangnya. Ada satu jalur ke selatan di Oka yang juga dijadikan sebagai tempat wisata, tapi saat air laut pasang air panas bercampur dengan air laut,” terangnya.

Erik salah seorang pengunjung lainnya, mengaku dalam seminggu hampir tiga kali datang ke tempat ini. Dirinya ingin berendam di kolam air panas yang dibuat sendiri tersebut.

“Biasanya setelah berendam di air panas, badan terasa lebih segar dan tidak pegal-pegal. Lagi pula tempat ini gratis dan pengujung yang datang tidak dipungut biaya sama sekali,” ungkapnya.

Sekarang sudah ramai dan ada lopo-lopo atau warung tempat menjual makanan dan minuman, yang baru dibangun, sebab sudah banyak wisatawan yang datang ke tempat ini.

Erik berharap, pemerintah bisa melakukan penataan tempat wisata ini, agar bisa lebih menarik bagi wisatawan.

“Tempat ini ramai karena saat festifal Nubun Tawa, wartawan juga menulis tempat wisata ini,” terangnya.

Bupati Flores Timur, Antonius Gege Hadjon, saat pembukaan festival Nubun Tawa mengatakan, pantai Kawaliwu merupaan aset wisata yang perlu dikembangkan. Dirinya berharap, masyarakat dan pemerintah desa bisa segera memulai mengelolanya.

“Tempat wisata ini kalau ditata dengan baik bisa mendatangkan pemasukan bagi masyarakat sekitar dan pihak desa. Bisa dianggarkan biaya yang kecil-kecil dengan menggunakan dana desa,” sebutnya.

Anton, sapaannya, menyebutkan, pemerintah daerah mendorong agar masyarakat memanfaatkan dan mengelolanya. Pemerintah akan melakukan penataan, sementara masyarakat diminta untuk mendirikan bangunan lopo-lopo sebagai tempat usaha.

“Kalau dikelola dengan baik, setiap minggu masyarakat bisa mendapatkan tambahan penghasilan. Bisa juga dengan menjual makanan, minuman dan lainnya, sebab pengunjung pun sudah mulai banyak,” katanya.

Lihat juga...