hut

Pedagang  Aksesori ‘Merah Putih’ Marak di Perbatasan RI-Malaysia

NUNUKAN – Menyambut peringatan HUT ke-74 Kemerdekaan RI, pedagang aksesori benuansa  Merah Putih mulai marak di perbatasan RI-Malaysia, di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.

Suwito, asal Kabupaten Garut, Jawa Barat, mengaku datang di Kabupaten Nunukan menjual aksesori HUT ke-74 RI sejak sepekan lalu.

Ia sengaja menjadikan daerah itu sebagai lokasi penjualannya, karena dianggap lebih menjanjikan dibandingkan daerah lainnya di Provinsi Kaltara.

Pria yang akrab disapa Ito ini berjualan aksesori HUT Kemerdekaan RI bersama puluhan rekannya dari daerah asal yang tersebar di seluruh kabupaten/kota di Kaltara. Aksesori dengan berbagai ukuran dan bentuk tersebut dipatok harga mulai Rp25.000 hingga Rp150.000 per lembar.

Selama berjualan di Kabupaten Nunukan, jumlah pembeli masih sepi. Ito yang berjualan di pinggir Jalan TVRI Kelurahan Nunukan Timur ini memaklumi, karena peringatan HUT Kemerdekaan RI masih cukup lama.

Hal senada diutarakan Danu, pria paruh baya yang juga berasal dari Kabupaten Garut yang datang di Kabupaten Nunukan, khusus berjualan aksesori HUT Kemerdekaan RI.

Pria ini mengaku, pada 2018 juga berjualan bendera merah putih berbagai ukuran dan aksesoris di daerah itu. Ia membawa ratusan lembar aksesori dan bendera Merah Putih untuk dipasarkan di Kabupaten Nunukan yang berbatasan langsung dengan Malaysia. (Ant)

Lihat juga...