hut

Pegiat Lingkungan Diajak Bersihkan Teluk Palu Secara Rutin

Ilustrasi aksi bersih pantai - DOK CDN

PALU – Penggiat dan pecinta lingkungan di Palu diajak untuk mengintensifkan aksi bersih-bersih pantai. Hal itu dibutuhkan untuk mengedukasi masyarakat mau mencintai lingkungan.

“Perlu juga kita mengadakan suatu kegiatan yang bisa mengedukasi masyarakat agar membersihkan lingkungannya termasuk pantai dari sampah sesering mungkin,” kata Kepala Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Palu, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Khoirul Makmum, dalam acara bersih-bersih Pantai Teluk Palu lewat aksi “Menghadap Laut 2.0” di kawasan tsunami eks Masjid Terapung Kelurahan Lere Kota Palu.

Menurut Khoirul, kegiatan bersih-bersih pantai penting dilakukan dan bisa digelar sesering mungkin. Hal itu diklaim, akan memunculkan rasa kepedulian masyarakat, terutama warga di sekitar Teluk Palu, terhadap kebersihan pantai dan laut. Utamanya dari sampah, khususnya sampah plastik.

Jika rasa kepedulian masyarakat terhadap kebersihan pantai dan laut telah tumbuh, diyakini Teluk Palu akan bersih dari sampah. Dan tanpa disuruh, warga pasti akan membersihkan sampah-sampah yang berhamburan di pantai maupun di laut. “Kepedulian kita sangat dibutuhkan untuk membersihkan lingkungan sekitar, karena kalau bukan kita, siapa lagi, sambil kita mengedukasi masyarakat, terutama masyarakat di sekitar Pantai Teluk Palu karena kegiatan kita ini hanya sekali setahun, tapi yang setiap hari membersihkan pantai dan laut adalah mereka,” ucapnya.

Diyakini, sekecil apapun nilai kegiatan membersihkan lingkungan akan sangat berpengaruh terhadap cara pandang, dan cara berpikir masyarakat selaku objek dari kegiatan tersebut. “Sekecil apapun kegiatannya akan kita upayakan agar terlaksana sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat,” terangnya.

Ketua Umum Pandu Laut Indonesia, Bustar Maitar, menjelaskan kegiatan Menghadap Laut merupakan ide Menteri Kelautan Susi Pudjiastuti. Hal itu dikarenakan, selama ini Bangsa Indonesia terus memunggungi laut. “Dengan kegiatan ini laut kita jadi pandangan kita, makanya disebut Menghadap Laut,” pungkasnya. (Ant)

Lihat juga...