hut

Pemimpin Masa Depan Harus Berintegritas dan Berkarakter Kuat 

Editor: Mahadeva

MALANG – Generasi muda Indonesia, yang akan menjadi pemimpin bangsa di masa mendatang, dituntut harus memiliki integritas dan karakter yang kuat.

Harus mampu menjadi patriot dan pejuang bangsa. Dimana dalam kurun waktu 20 hingga 30 tahun yang akan datang,  tantangan yang akan dihadapi akan semakin besar. “Untuk itu generasi muda harus belajar dengan benar agar kelak pada waktu kalian menjadi pemimpin bangsa ini, bukan menjadi turun tapi bisa menjadi bangsa yang besar dan sejajar dengan bangsa lainnya,” ujar Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu, dalam kuliah tamu di hadapan ribuan mahasiswa Universitas Brawijaya (UB), Sabtu (24/8/2019).

Ryamizard meminta, generasi muda menjadi mahasiswa yang maju dan unggul, serta berkarakter. Generasi muda yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, serta berani berkarya. Selain itu, juga menjadi mahasiswa yang berintegritas, berkepribadian yang Pancasilais, mental yang kokoh, ulet, tegak dan pantang menyerah.

Penandatanganan MoU antara Kemenhan dan UB,di gedung Samanta Krida UB, Sabtu (24/8/2019).Foto-Agus Nurchaliq

Generasi kedepan disebutnya, haruslah dipimpin oleh pemimpin yang berkarakter dan berwawasan kebangsaan yang utuh. Karakter memiliki persentase paling besar, dalam diri seorang pemimpin.  “Saya pernah membaca sebuah buku bahwa seorang pemimpin harus mempunyai lima persen intelektual, lima persen pengetahuan umum, dan sepuluh persen pengambilan keputusan. Sedangkan sisanya delapan puluh persen adalah karakter,” sebutnya.

Oleh karena itu, aspek pembentukan karakter dalam proses pendidikan di lembaga pendidikan harus terus menjadi prioritas. Sehingga ke depan, Indonesia akan menjadi bangsa yang berjiwa besar. “Bukan hanya dinilai dari jumlah penduduknya yang besar,” tandasnya.

Ryamizard menyebut, sebagai anak bangsa, patut berbangga menjadi bagian dari Indonesia. Karena bangsa ini adalah bangsa yang besar, dengan jumlah penduduknya yang sekarang mencapai 269 juta jiwa. “Ini adalah kekuatan yang maha dasyat bagi bangsa kita yang harus dipertahankan persatuannya sampai kapanpun. Tidak ada satu kekuatan yang dapat mengganggu apalagi menghancurkan persatuan dan kesatuan kita selama Pancasila tetatap tegak,” terangnya.

Pada Sabtu (24/8/2019), juga dilakukan penandatanganan MoU antara Kemenhan dengan UB. Rektor Universitas Brawijaya, Nuhfil Hanani, menyampaikan, MoU akan ditindak lanjuti dengan kegiatan kemahasiswan untuk bela negara. “Nanti akan ada juga mahasiswa yang akan dilibatkan dalam pendidikan bela negara,” pungkasnya.

Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!

Mersin escort

»

bodrumescort.asia

»

Escort Adana bayan

»

Mersin türbanlı escort Sevil

»

Mersinde bulunan escort kızlar

»

storebursa.com

»

maltepeescort.org

»

Kayseri elit eskort

»

Eskişehir sınırsız escort

»

Eskişehirde bulunan escort kızlar

»

samsuni.net

»

Escort Adana kızları

»

eskisehir eskort

»

adana eve gelen escort

»

adana escort twitter

»

adana beyazevler escort

»

http://www.mersinindex.com

»

pubg mobile hileleri

»

Nulled themes

»

www.ankarabugun.org

»

www.canlitvtr.net

»

escort izmir

»
escort99.com