hut

Pemkab Sikka Dorong Pembentukan Desa Wisata

Editor: Koko Triarko

MAUMERE – Desa Darat Pantai dan Darat Gunung di kecamatan Talibura, kabupaten Sikka, NTT, didorong untuk menjadi desa wisata. Pemdangan alam desa tersebut, khususnya pantai, sangat bagus. Untuk mengelola wisata di desa Darat Pantai, sudah ada tawaran dari investor, yang siap mengucurkan dana di atas Rp5 miliar, dan melakukan pembangunan infrastrukturnya.

“Potensi wisata alam dan pantainya sangat bagus. Pesisir pantai di desa ini memiliki pasir putih dan ada tambatan perahu, mangrove. Saat sunset, semua gugusan pulau di Teluk Maumere bisa terlihat jelas,” kata Kristo Reliamus, pendamping desa di Talibura, Sikka, Jumat (23/8/2019).

Menurutnya, spot pegunungannya juga bagus dan ada mata air panas juga. Pihaknya memberikan arahan kepada desa, agar jangan diserahkan kepada pihak ketiga, dan sebaiknya desa mengeloanya.

Romanus Woga, Wakil Bupati Sikka, NTT. -Foto: Ebed de Rosary

“Kami mendorong agar dana desa bisa diinvestasikan sebesar Rp1 miliar. Saat ini sedang didorong untuk bekerja sama dengan arsitek untuk membuat desainnya, agar pembangunannya jangan setengah-setengah,” ungkapnya.

Dana Desa yang sangat  besar, tandas Kristo, lebih baik digunakan agar aset wisata yang ada di desa bisa dikembangkan. “Buat apa panggil investor, kalau desa memiliki dana tersebut,” katanya.

Menurutnya, Desa Darat Pantai di kecamatan Talibura juga didorong menjadi desa wisata. Selain itu, desa lainnya yang memiliki potensi wisata, termasuk 6 kecamatan lainnya di wilaya timur kabupaten Sikka, juga ikut didorong.

Wakil Bupati Sikka, Romanus Woga, menambahkan, salah satu program unggulan yang sedang dikembangican pemerintah adalah One Village One Product (satu desa satu produk).

“Program ini bertujuan untuk mendorong tumbuhnya perekonomian masyarakat desa. Setiap desa didorong untuk menemukan dan mengembangkan satu produk unggulan yang mempunyai ciri khas yang berbeda dengan produk dari desa lainnya,” sebutnya.

Program One Village One Product (OVOP), jelas Romanus, akan diterapkan pada desa-desa di Kabupaten Sikka. Ini sebagai langkah untuk memperkuat produk lokal dan potensi daerah dalam menghadapi persaingan global, sehingga dapat mewujudkan kesejahteraan rakyat dan kemandirian desa.

“Program ini adalah suatu gerakan revitalisasi desa, untuk mengembangkan potensi asli desa supaya mampu bersaing di tingkat global. OVOP akan disesuaikan dengan kompetensi desa, akan dipilih produk unggulan yang unik dan khas di desa tersebut,” jelasnya.

Keunikan tersebut, kata Romanus, menyangkut kultur budaya, lingkungan, bahan pengerjaan, dan proses produksinya.

Program OVOP ini, lanjutnya, merupakan salah satu pendekatan menuju klusterisasi produk-produk unggulan yang berskala mikro, kecil, dan menengah, agar dapat berkembang dan mengakses pasar secara lebih luas, baik lokal, domestik, dan luar negeri.

Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!

Mersin escort

»

bodrumescort.asia

»

Escort Adana bayan

»

Mersin türbanlı escort Sevil

»

Mersinde bulunan escort kızlar

»

storebursa.com

»

maltepeescort.org

»

Kayseri elit eskort

»

Eskişehir sınırsız escort

»

Eskişehirde bulunan escort kızlar

»

samsuni.net

»

Escort Adana kızları

»

eskisehir eskort

»

adana eve gelen escort

»

adana escort twitter

»

adana beyazevler escort

»

http://www.mersinindex.com

»

pubg mobile hileleri

»

Nulled themes

»

www.ankarabugun.org

»

www.canlitvtr.net

»

escort izmir

»
escort99.com