hut

Pemkot Padang Akan Sembelih 7.400 Ekor Hewan Kurban

Editor: Koko Triarko

PADANG – Pemerintah Kota Padang, Sumatra Barat, mencatat ada 7.400 ekor hewan kurban yang bakal disembelih pada hari Iduladha 1440 Hijriah, terdiri dari 6.703 ekor sapi dan 704 ekor kambing. 

Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah, mengatakan, hingga Sabtu ini jumlah tersebut bisa dikatakan masih bersifat data sementara, yang terhimpun di Bagian Kesra Pemko Padang. Hingga malam ini, masih dilakukan pendataan di tingkat kelurahan.

Ia menambahkan, jumlah hewan kurban yang akan disembelih (dabiah) di Kota Padang tersebut belum termasuk dari bantuan BUMD, BUMN dan swasta lainnya, yang melaksanakan pemotongan hewan kurban sendiri.

“Saya tentu berharap, di saat penyembelihan hewan nanti, dagingnya itu bisa dibagikan secara merata, dan memprioritaskan bagi yang belum mampu untuk mendapatkan pembagian daging kurban,” katanya, Sabtu (10/8/2019).

Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah, saat ditemui di Pasar Raya Padang/ Foto: M. Noli Hendra

Selain itu, Mahyeldi mengimbau kepada masyarakat untuk tertib dalam mengambil pembagian daging. Kepada panitia kurban juga diharapkan, tidak menggunakan kantong plastik saat membungkus daging yang hendak dibagikan ke masyarakat.

“Untuk pelaksanaan salat Iduladha akan dipusatkan di lapangan RTH Imam Bonjol pada Minggu 11 Agustus 2019, mulai pukul 07.00 WIB. Dan, yang bertindak sebagai khatib, Prof. Dr. H. Syamsul Bahri Khatib, MA., dengan Imam Drs. H. M. Nasir Sikumbang,” sebutnya.

Terkait jumlah hewan kurban, di Masjid Raya Sumatra Barat, yang merupakan masjid terbesar juga bakal membagikan 750 kantong daging kurban untuk masyarakat sekitar.

Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Sumatra Barat, Alwis, menyebutkan, bahwa panitia kurban Masjid Raya Sumatra Barat menyediakan 750  kantong daging kurban bagi masyarakat.

“Dari 750 kantong kurban, maka panitia kurban akan membagikan kupon kepada masyarakat, dengan rincian 350 kantong akan dibagikan kepada masyarakat sekitar masjid, 250 kantong membantu masjid atau mushala yang kekurangan stok daging, itu sesuai dengan data Kemenag, lalu sisanya akan dibagikan bagi petugas di Masjid Raya, seperti kebersihan, satpam, dan lainnya,” ucapnya.

Dilanjutkannya, hewan kurban yang disembelih di Masjid Raya Sumatra Barat merupakan hewan bantuan dari Presiden RI, Joko Widodo, untuk masyarakat Sumatra Barat, dengan berat mencapai 1 ton lebih.

“Nantinya akan dilakukan serah terima dari Pemprov kepada pengurus atau panitia kurban Masjid Raya, serah terima atas nama Presiden yang diwakili Pemprov Sumatra Barat,” ungkap Setdaprov Sumatera Barat itu.

Disebutkan Alwis, sapi kurban bantuan Presiden ini memang selalu ada tiap tahunnya. Yahun ini, Presiden membeli sapi kurban dari pemenang kontes Livestock Expo Peternakan Sumatra Barat 2019 yang berasal dari Kecamatan Ampek Angkek, Agam, dengan nama peternak Efendi Rasyid.

“Kita ingin sapi kurban dari Presiden untuk masyarakat Sumbar memang yang terbaik kita sarankan, untuk sapi itu jenis sapi simental dengan bobot 1.100 kg atau 1,1 ton,” tuturnya.

Saat ini, ungkap Alwis, sapi kurban Presiden ini telah berada di Masjid Raya Sumatra Barat. Sebelumnya sapi masih dikandang, sebab khawatir jika dibiarkan lama berada di lingkungan masjid.

“Nantinya sapi Presiden akan disembelih oleh penyembelih yang memang profesional dan bersertifikasi yang kita datangkan. Sebab, untuk menyembelih hewan kurban ini tidak bisa sembrangan orang yang menyembelihnya,” katanya.

Sebelum penyembelihan hewan kurban akan dilakukan Salat Iduladha di halaman Kantor Gubernur, Minggu (11/8), namun jika cuaca mendung atau hujan akan dialihkan di Masjid Raya Sumatra Barat.

Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!