hut

Pemkot Surabaya Siap Revitalisasi Benteng Kedung Cowek

Benteng Kedung Cowek - Foto Ist

SURABAYA – Pemkot Surabaya menyatakan kesiapannya untuk merevitalisasi bangunan bersejarah peninggalan kolonial Belanda, Benteng Kedung Cowek.

Bangunan cagar budaya tersebut, berada di pesisir pantai utara Surabaya, Jawa Timur. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispursip) Kota Surabaya, Musdiq Ali Suhudi, mengatakan, penetapan Benteng Kedung Cowek sebagai bangunan cagar budaya, merupakan hasil pertemuan sejumlah pihak terkait.

“Nanti bersama tim ahli cagar budaya kita akan lakukan uji material, baik itu konstruksi fisik maupun komponen bangunan, kemudian literatur kesejarahan itu punya peranan penting seperti apa,” kata Musdiq, Sabtu (24/8/2019).

Musdiq menyebut, pihaknya bersama tim ahli cagar budaya dan Kodam V/Brawijaya, bakal melakukan observasi di lapangan. Hal itu untuk menggali nilai-nilai sejarah di bangunan benteng tersebut. “Kita akan kerja sama dengan Kodam untuk meninjau bangunan tersebut, agar diketahui fisik bangunan benteng tahun persisnya, untuk memenuhi kriteria bangunan sejarah ini,” katanya.

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, mengatakan, Pemkot Surabaya berkomitmen menyelamatkan bangunan cagar budaya yang ada di Surabaya. Salah satunya, keberadaan Benteng Kedung Cowek yang akan ditetapkan sebagai bangunan cagar budaya. “Jadi prinsip mekanismenya, kita perbaiki atau merevitalisasi kawasan itu, selanjutnya kita kembalikan ke Kodam atau kita kelola bersama-sama,” katanya.

Pemkot Surabaya disebutnyam telah menggandeng Kodam V/Brawijaya, untuk menjadikan benteng itu sebagai kawasan bangunan cagar budaya. Hal itu dilakukan karena kawasan Benteng Kedung Cowek itu merupakan teritorial Kodam V/Brawijaya.

Namun, sebelum dilakukan revitalisasi atau pengembangan, dipastikan dilakukan penetapan bangunan itu menjadi cagar budaya. Dengan begitu, pengembangan kawasan wisata di benteng bekas peninggalan zaman kolonial belanda ini bisa berjalan. “Tahapan yang harus dilakukan, pertama adalah kita tetapkan dulu itu benteng menjadi bangunan cagar budaya, dengan SK Wali Kota Surabaya,” ujarnya.

Menurutnya, deretan perbentengan yang memiliki panjang kurang lebih tujuh hektare itu, bakal menjadi salah satu spot wisata menarik. Apalagi, saat ini Pemkot Surabaya terus mengembangkan wilayah pesisir pantai utara menjadi kawasan wisata. “Kita lagi kembangkan kawasan di sana menjadi kawasan (wisata) pantai. Cuma ada peninggalan-peninggalan (sejarah) yang juga bisa kita jadikan lokasi wisata,” pungkasnya. (Ant)

Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!

Mersin escort

»

bodrumescort.asia

»

Escort Adana bayan

»

Mersin türbanlı escort Sevil

»

Mersinde bulunan escort kızlar

»

storebursa.com

»

maltepeescort.org

»

Kayseri elit eskort

»

Eskişehir sınırsız escort

»

Eskişehirde bulunan escort kızlar

»

samsuni.net

»

Escort Adana kızları

»

eskisehir eskort

»

adana eve gelen escort

»

adana escort twitter

»

adana beyazevler escort

»

http://www.mersinindex.com

»

pubg mobile hileleri

»

Nulled themes

»

www.ankarabugun.org

»

www.canlitvtr.net

»

escort izmir

»
escort99.com