hut

Pemprov DKI Temukan 202 Hewan Kurban Sakit

Editor: Koko Triarko

JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, menemukan 202 ekor hewan kurban yang sakit pada Hari Raya Iduladha 1440 Hijriah. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, menjelaskan, bahwa hewan kurban yang sakit tersebut disebabkan stres pada saat perjalanan.

Berdasarkan pemeriksaan hewan kurban di 1.474 lokasi di DKI, hingga pukul 05.00 WIB pagi, pemeriksaan dilakukan terhadap 97.005 ekor hewan kurban.

“Mayoritas sehat (hewan kurban). Ada 202 yang ditemukan sakit,” kata Anies, di Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Minggu (11/8/2019).

Selain stres, sambungnya, 345 ekor hewan kurban ditemukan tidak cukup umur. Hewan-hewan kurban tersebut tidak layak untuk disembelih. “Jadi yang ditemukan tidak layak, maka dia tidak boleh digunakan sebagai hewan kurban,” ujarnya, Minggu (11/8/2019).

Menurutnya, hewan yang disembelih harus sesuai dengan syariat yang telah ditentukan. Jika tidak memenuhi syarat, hewan tersebut tidak boleh disembelih.

Meski begitu, hewan kurban akan tetap diawasi Pemprov DKI dengan cara diberi tanda peringatan tidak bisa digunakan atau tidak layak konsumsi.

“Semua dalam pengawasan, dan dengan diberi tanda, lalu mereka juga diberi peringatan, tentu saja tidak bisa digunakan,” pungkasnya.

Sebelumnya, Pemprov DKI menggelar salat Iduladha 1440 Hijriah berjemaah bersama jajaran Pemprov DKI Jakarta dan warga sekitar, di halaman Balai Kota.

Lihat juga...