hut

Penengahan Lamsel Tanamkan Nilai Patriotisme Lewat Jalan Sehat

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

LAMPUNG — Menanamkan nilai-nilai patriotisme kepada pelajar, mulai dari TK hingga SMA, Kecamatan Panengahan, Lampung Selatan menggelar jalan sehat sekaligus mengenang pahlawan sekaligus memperingati HUT ke-74 kemerdekaan Republik Indonesia.

Saudi, ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah Kecamatan Penengahan Lampung Selatan. Foto: Henk Widi

Seribu lebih pelajar berjalan melewati rute Desa Gayam hingga Desa Pasuruan dengan menempuh jarak sekitar 5 kilometer dengan melintasi makam pahlawan nasional Raden Inten II.

“Melalui kegiatan ini, pelajar diajak untuk mengenang perjuangan pahlawan dalam merebut kemerdekaan. Saat perjuangan, para pahlawan hanya berjalan kaki,” sebut
Saudi, ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S), Kamis (15/8/2019).

Selain menumbuhkan jiwa patriotisme, nasionalisme kegiatan jalan sehat sekaligus menjadi cara menjaga kesehatan. Sebab para siswa melakukan kegiatan dengan kegiatan jalan yang merupakan bagian akivitas fisik 15 menit. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari gerakan masyarakat hidup sehat (Germas).

Kegiatan jalan sehat disebut Saudi menggunakan rute yang cukup menarik. Melewati kaki Gunung Rajabasa yang masih dalam kondisi udara segar. Selain mendapatkan udara yang bersih juga sekaligus rekreasi antara siswa dan guru.

Kemeriahan HUT ke-74 RI disebut Saudi di sejumlah sekolah di wilayah Penengahan digelar dengan berbagai kegiatan. Di antarany perlombaan tradisional seperti tarik tambang, bakiak, egrang, balak karung, lari kelereng dan lainnya.

“Sejumlah lomba yang digelar menjadi kegiatan menanamkan nilai edukasi bagi anak sekaligus menjaga kebersamaan antara guru dan siswa,” terang Saudi.

Hendro, salah satu guru pendamping jalan sehat menyebut kegiatan tersebut sangat positif. Melalui jalan sehat para siswa diajak untuk napak tilas perjuangan para pahlawan khususnya Raden Inten II.

Sebagai nilai edukasi memeriahkan HUT RI para siswa diharapkan mampu menghargai jasa para pahlawan. Sebagai guru SDN 2 Sukabaru ia juga menyebut jalan sehat menjadi kegiatan fisik yang cukup baik.

“Kegiatan jalan menjadi aktivitas yang murah meriah dan saat dilakukan secara bersama menjadi kegiatan rekreatif,” timpal Hendro.

Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!