hut

Pilkada 2020 di Maluku Utara Diharapkan Tidak Memboroskan APBD

Ilustrasi Pilkada serentak 2020. -Foto: Dok. CDN

TERNATE – Agenda Pemilihan Kepala (Pilkada) di delapan kabupaten dan kota di Maluku Utara di 2020 mendatang, diharapkan tidak memboroskan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) masing-masing kabupaten dan kota.

“Sesuai ketentuan anggaran pelaksanaan pilkada memang dari APBD, tetapi harus diingat pula, masih banyak rakyat di daerah setempat yang membutuhkan alokasi anggaran dari APBD untuk peningkatan kesejahteraan mereka,” kata pengamat politik dari Universitas Khairun Ternate, Nurdin Muhammad, Minggu (18/8/2019).

Di Kabupaten Halmahera Selatan, salah satu daerah yang melaksanakan pilkada di 2020, masih ada puluhan ribu warga yang kini tinggal di pengungsian. Mereka membutuhkan alokasi anggaran dari APBD untuk memulihkan kehidupan mereka.

Pencegahan pemborosan APBD dalam pelaksanaan pilkada, dapat dilakukan dengan melakukan efisiensi. Hal itu dilakukan di semua tahapan pilkada, misalnya dengan menghilangkan kegiatan yang dinilai tidak terlalu penting.

Efisiensi juga bisa dilakukan dengan memanfaatkan kotak suara dan bilik suara yang dipakai saat pelaksanaan pemilihan presiden dan pemilihan legislatif 2019. Sehingga tidak perlu lagi ada anggaran untuk pengadaan logistik itu. “Pemungutan suara ulang pascapelaksanaan pilkada seperti yang terjadi dalam pelaksanaan pilkada terdahulu,” kata Nurdin Muhammad.

Nurdin menyebut, diupayakan menghindari terjadinya pemilihan ulang, yang otomatis akan membutuhkan anggaran besar. Dan pada gilirannya akan membebani APBD. Untuk mencegah terjadi pemungutan suara ulang itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), harus melaksanakan tugas dan tanggung jawab-nya secara baik. Demikian pula peserta pilkada dan masyarakat, harus mengikuti semua aturan main yang berlaku.

KPU dan pemerintah kabupaten dan kota yang akan melaksanakan pilkada, harus menghitung secara rasional setiap poin anggaran, dalam pelaksanaan pilkada. Sehingga anggaran disiapkan benar-benar sesuai ketentuan.

Keterangan yang dihimpun dari sejumlah KPU kabupaten/kota di Malut, di antaranya KPU Kota Ternate mengusulkan anggaran Rp30 miliar ke Pemkot Ternate untuk pelaksanaan Pilkada 2020. Nilainya meningkat jika dibandingkan dengan anggaran pilkada sebelumnya yang hanya Rp21 miliar. (Ant)

Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!

Mersin escort

»

bodrumescort.asia

»

Escort Adana bayan

»

Mersin türbanlı escort Sevil

»

Mersinde bulunan escort kızlar

»

storebursa.com

»

maltepeescort.org

»

Kayseri elit eskort

»

Eskişehir sınırsız escort

»

Eskişehirde bulunan escort kızlar

»

samsuni.net

»

Escort Adana kızları

»

eskisehir eskort

»

adana eve gelen escort

»

adana escort twitter

»

adana beyazevler escort

»

http://www.mersinindex.com

»

pubg mobile hileleri

»

Nulled themes

»

www.ankarabugun.org

»

www.canlitvtr.net

»

escort izmir

»
escort99.com