hut

Program ‘Zero Waste’, Pemprov NTB Gelontorkan Rp31 Miliar

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

MATARAM – Sebagai bentuk keseriusan menangani masalah sampah di Provinsi Nusa Tenggara Barat melalui program zero waste, Pemprov NTB pada tahun anggaran 2020 mengalokasikan anggaran senilai Rp31 miliar lebih.

“Untuk program penanganan sampah, Pemprov mengalokasikan anggaran sebesar 31,40 miliar, sebagai bentuk keseriusan,” kata Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) NTB, Wedha Magma Ardhi, di Mataram, Kamis (22/8/2019).

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) NTB, Wedha Magma Ardhi, memaparkan soal anggaran penanganan sampah di NTB, Kamis (22/8/2019) – Foto: Turmuzi

Anggaran tersebut nantinya diperuntukkan bagi pengembangan kinerja pengelolaan persampahan, pengembangan permukiman, peningkatan kapasitas aparatur pemerintahan desa, promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat.

Peningkatan kerjasama pemerintahan serta peningkatan partisipasi masyarakat, khusus untuk TPA Regional Kebon Kongok, Lombok Barat, Pemprov NTB menambah alat berat untuk mengefektifkan pengelolaan sampah.

“Program zero waste, Pemprov NTB tidak berdiri sendiri, namun melibatkan desa. Sebagian besar melibatkan perangkat desa” katanya.

Dengan melibatkan desa, zero waste diharapkan bisa mengubah pola pikir masyarakat, untuk membuang sampah pada tempatnya, tidak membuang sampah secara sembarangan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK), Madani Mukarrom, sebelumnya mengatakan, penanganan masalah sampah di Provinsi Nusa Tenggara Barat, tidak cukup hanya dengan sosialisasi, imbauan atau peraturan terkait penanganan sampah.

Tapi harus juga didukung dengan ketersediaan fasilitas pendukung seperti bank sampah agar masyarakat tidak membuang sampah sembarangan.

Karena itulah, sebagai langkah awal dalam mendukung program NTB bebas sampah, selain membangun kesadaran masyarakat untuk tidak buang sampah sembarangan, juga didukung dengan ketersediaan bank sampah.

Langkah tersebut telah dilakukan Pemprov NTB bersama Pemda kabupaten/kota, termasuk melalui pemberian kendaraan pengangkutan sampah, khususnya kawasan yang masyarakatnya padat.

Program zero waste sendiri, menjadi salah satu program unggulan yang mendapatkan alokasi anggaran besar pada tahun anggaran 2020.

Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!

Mersin escort

»

bodrumescort.asia

»

Escort Adana bayan

»

Mersin türbanlı escort Sevil

»

Mersinde bulunan escort kızlar

»

storebursa.com

»

maltepeescort.org

»

Kayseri elit eskort

»

Eskişehir sınırsız escort

»

Eskişehirde bulunan escort kızlar

»

samsuni.net

»

Escort Adana kızları

»

eskisehir eskort

»

adana eve gelen escort

»

adana escort twitter

»

adana beyazevler escort

»

http://www.mersinindex.com

»

pubg mobile hileleri

»

Nulled themes

»

www.ankarabugun.org

»

www.canlitvtr.net

»

escort izmir

»
escort99.com