hut

PRSG BATAN Layani Radiasi Batu Topaz

Editor: Koko Triarko

JAKARTA – Salah satu jasa pelayanan yang dimiliki oleh Pusat Reaktor Serba Guna (PRSG) Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) adalah pelayanan radiasi batu Topaz. Menurut Kepala Divisi Operasi Reaktor PRSG BATAN, Ir. Suwoto, Topaz atau yang dikenal dengan nama ilmiah 2-Fluor Aluminium Silikat, memiliki bentuk kristal dan tidak berwarna alias putih bening. 

“Topaz itu yang paling dicari adalah yang berwarna biru. Yang hampir tidak bisa ditemukan di alam. Kalau pun ditemukan itu sangat jarang,” kata Suwoto, saat ditemui usai Temu Pelanggan di Gedung 30 PRSG Batan Serpong, Kamis (22/8/2019).

Selain biru, menurut Suwoto, Topaz juga bisa berwarna kuning, merah, kuning keemasan, coklat, merah muda, ungu dan hijau.

Kepala Divisi Operasi Reaktor PRSG Batan, Ir. Suwoto, menjelaskan proses radiasi Batu Topaz di Gedung 30 PRSG Batan Serpong, Kamis (22/8/2019). –Foto: Ranny Supusepa

“Karena yang biru ini jarang, maka dilakukan secara buatan. Yaitu, dengan radiasi. Lamanya radiasi dan teknik radiasi akan mempengaruhi intensitas warna biru yang muncul,” ucap Suwoto.

Setelah dilakukan radiasi, batu Topaz ini harus melalui proses peluruhan terlebih dahulu, yang waktunya antara tiga hingga enam bulan.

“Jadi, saat melakukan radiasi, akan ada dua neutron. Yaitu, neutron cepat dan neutron thermal. Kalau terkena neutron thermal, waktu peluruhannya akan lebih lama,” urainya.

Untuk menghindari terpaparnya Topaz dari neutron thermal, maka Topaz ditutup dengan Cadmium, maka yang mengenai Topaz hanya neutron cepat.

Lama waktu radiasi, tambah Suwoto, akan mempengaruhi tampilan warna biru Topaz.

“Kalau birunya gelap, maka disebut London Blue Topaz, kalau sedang disebut Swiss Blue Topaz. Dan, kalau biru muda, disebutnya Sky Blue Topaz,” ujarnya.

Sejauh ini, menurut Suwoto, pelanggan yang meminta pelayanan radiasi batu Topaz cukup banyak.

“Banyak, tapi kan radiasi batu Topaz waktunya tidak sebentar. Jadi, proses radiasi itu 100 jam. Ya, sekitar lima harilah. Setelah itu, masih harus menunggu waktu peluruhan. Kalau muda, ya paling lama tiga bulan, tapi kalau gelap, ya bisa enam bulan hingga setahun,” pungkasnya.

Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!