hut

Ratusan Lembar Kulit Ular Sanca Diamankan BKSDA Jatim

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

BANYUWANGI – Ratusan kulit Ular Sanca Kembang siap kirim berhasil diamankan oleh Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur melalui Resort Konservasi Wilayah (RKW) 14 Banyuwangi. Ratusan kulit hewan melata ini akan dibawa ke  Turki, melalui Bandara Internasional Banyuwangi.

Terungkapnya penyelundupan ratusan kulit ular ini berawal dari kecurigaan petugas dengan barang bawaan dua Warga Negara Asing (WNA) asal Turki. Setelah paket dimasukkan ke dalam mesin X Ray Avec ternyata isinya mencurigakan.

“Barang bawaan tersebut terpaksa dibongkar  petugas. Setelah diperiksa isinya ratusan kulit ular yang akan dibawa ke Turki melalui Bandara Banyuwangi,” kata Kepala Resort Konservasi Wilayah 14 BKSDA Jawa Timur, Vivi Primayanti, kepada wartawan, Selasa (13/8/2019).

Pengakuan dari dua WNA Turki tersebut ratusan kulit ular Sanca Kembang itu didapatnya dari Denpasar Bali. “Jenisnya ini Sanca Kembang Python Reticulatus, 142 lembar,” tambahnya.

Ular Sanca Kembang itu sebenarnya masuk jenis satwa liar yang tidak dilindungi karena belum terancam punah. Namun jika perburuanya tidak terkontrol, maka akan menjadi terancam punah di alam liar.

Ratusan kulit ular Sanca Kembang tersebut saat ini disita BKSDA Jawa Timur. Kulit ular itu akan dijadikan barang bukti sitaan, karena tidak memiliki surat izin angkut dan surat izin edar barang.

“Ini sebenarnya tidak dilindungi namun satwa ini masuk dalam daftar Apendik Cites 2. Disitu peredarannya harus dikontrol dengan menggunakan dokumen cirinya. Karena jika tidak dikontrol nanti di alam mengakibatkan satwa ini punah,” tambahnya.

Sementara untuk dua WNA yang membawa ratusan lembar kulit ular kering tersebut dilepaskan. Namun untuk barang bawaan mereka terpaksa harus ditinggalkan lantaran tak memiliki dokumen.

“Kita lepaskan karena tidak ada unsur pidana. Sementara pelaku kita lepaskan untuk kembali ke negaranya,” pungkasnya.

Lihat juga...