hut

RSUD Wangaya Gelar Simposium Tingkatkan Kualitas Pelayanan

Editor: Koko Triarko

DENPASAR – Sekertaris Kota Denpasar, Anak Agung Ngurah Rai Iswara, mengatakan, di era digital saat ini, Ilmu pengetahuan berkembang sangat pesat, seiring dengan perkembangan informasi dan teknologi, tidak kecuali di bidang kesehatan. 

“Kesadaran masyarakat untuk memelihara kesehatannya juga makin membaik, terlihat dari semua fasilitas kesehatan selalu ramai, dan sebaiknya, sebagai tenaga yang bekerja di bidang kesehatan harus lebih sigap agar dapat menjawab harapan masyarakat,” katanya, terkait simposium  Wangaya Medical Update (Wake Up), di Gedung Graha Sewaka Dharma, Sabtu (10/8/2019).

Wangaya Simposium Medical Update (Wake Up) bertema “Pengetahuan Klinis Praktis Pelayanan di FKTP” diadakan oleh Rumah Sakit Umum Daerah Wangaya, Kota Denpasar, Bali, sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Kota Denpasar.

Sekda Denpasar, Anak Agung Ngurah Rai Iswara. -Foto: Sultan Anshori

Dalam kegiatan ini, terdapat tiga sesi pembahasan yang melibatkan pembicara dari dokter spesialis di RSUD Wangaya, dan pembicara dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI).

Rai Iswara berharap, agar kegiatan seperti ini dapat dilakukan secara berkesinambungan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan tenaga kesehatan, khususnya di Kota Denpasar.

“Hal ini juga sejalan dengan komitmen Pemerintah Kota Denpasar untuk mewujudkan Denpasar sebagai Kota sehat dan sudah terbukti dengan penghargaan yang kita raih sebagai Kota Sehat, dan yang paling tertinggi, yaitu “Swasti Saba Wistara” dari Pemerintah Pusat sebanyak 4 kali berturut-turut turut,” kata Rai Iswara.

Sementara itu, Plt. Dirut RSUD Wangaya, Alit Parwita, mengatakan, acara simposium ini akan dijadikan model untuk kegiatan tahunan yang dilakukan secara bergantian oleh kelompok staf medis (KSM) di RSUD Wangaya.

“Simposium ini merupakan komitmen kami dalam mewujudkan pelayanan yang berkualitas dari aspek peningkatan kualitas SDM, sekaligus berbagi ilmu kepada teman-teman di FKTP, baik Puskesmas, Klinik maupun Praktik Perorangan”,  ujar Alit Parwita.

Lebih lanjut dikatakan, tema yang diangkat dari seminar ini cukup menarik dan sering ditemukan dalam praktik sehari-hari. Pembicara dalam seminar ini adalah dokter- dokter spesialis terbaik di bidangnya masing-masing.

“Dan, harapan kami ke depan agar kegiatan seperti ini bisa diselenggarakan tiga kali dalam setahun, dengan topik yang berbeda,” pungkasnya.

Lihat juga...