Safari Kesehatan, Pelayanan Terpadu bagi Warga Denpasar

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

DENPASAR – Dinas Kesehatan bersama Dinas Sosial Kota Denpasar menggelar Safari Kesehatan dan Bakti Sosial di Banjar Tohpati, Desa Kesiman, Kertalangu, Jumat (16/8/2019).

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan, Dinas Kesehatan, dr. Ni Made Ayu Witriasih, mengatakan, kegiatan Safari Kesehatan ini untuk meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Kota Denpasar.

Safari Kesehatan ini juga untuk memberikan akses pelayanan kepada masyarakat, serta memberikan pelayanan yang terpadu dan paripurna.

Pentingnya kesehatan sebagai pelayanan dasar dalam pembangunan daerah, maka dalam Safari Kesehatan ini berbagai layanan kesehatan diberikan.

Yakni kesehatan umum dan pemeriksaan THT, fisioterapi dan mata. Pelayanan THT dan fisioterapi diberikan langsung oleh Yayasan Peduli Kemanusiaan Bali, sedangkan pemeriksaan mata bekerjasama dengan John Fawcett Foundation.

“Pendekatan berbagai pelayanan kesehatan dalam kesempatan diberikan, nantinya diharapkan mampu memberikan kemanfaatan khususnya meningkatkan kesehatan masyarakat di Kota Denpasar,” ujar dr. Ni Made Ayu Witriasih.

Mengingat pentingnya kesehatan maka melalui Dinas Kesehatan secara berkelanjutan melaksanakan Safari Kesehatan di Kota Denpasar. Dijelaskan bahwa dalam setahun Safari Kesehatan terlaksana sebanyak 22 kali menyasar langsung di lingkungan banjar.

Koordinator Tagana I Made Tara, memaparkan pentingnya safari kesehatan mengoptimalkan pelayanan terpadu bagi masyarakat Denpasar, Jumat (16/8/2019) -Foto: Sultan Anshori.

Koordinator Tagana, I Made Tara, mengatakan, kegiatan memperingati Hari Kesehatan Nasional dan memeriahkan Kemerdekaan RI juga berkolaborasi dengan Dinas Sosial bersama Tagana Kota Denpasar.

Dalam Safari Kesehatan juga ada kegiatan donor darah dan memberikan bantuan sembako kepada 94 jiwa lansia dari lansia terlantar, miskin, anak berkebutuhan khusus dan wanita rawan sosial ekonomi atau wanita yang menjadi tulang punggung keluarga.

Menurutnya Tagana Kota Denpasar secara rutin melaksanakan kegiatan bakti sosial ini. Mengingat Tagana (taruna siaga bencana) Kota Denpasar memiliki tiga tugas yakni pencegahan, tanggap bencana dan rehabilitasi.

‘’Tagana Kota Denpasar masuk ketiga hal tersebut, sehingga ketika tidak ada bencana pihaknya tidak vakum, karena diisi dengan kegiatan bakti sosial seperti saat ini,’’ ujarnya.

Salah satu warga masyarakat, I Nyoman Mara, mengucapkan terima kasih kepada Pemkot Denpasar karena telah melaksanakan safari kesehatan dan bakti sosial. Menurutnya dengan dilaksanakan Safari Kesehatan, berbagai pelayanan kesehatan bisa didapat masyarakat mulai kesehatan umum, mata dan THT.

“Safari Kesehatan ini begitu penting kami harapkan kegiatan ini terus berkelanjutan,’’ harapnya.

Lihat juga...