hut

Satpol PP Diminta Menertibkan Pedagang Liar di Pandegiling, Surabaya

SURABAYA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya meminta Satpol PP Surabaya menertibkan pedagang sayur liar yang ada di sekitar Jalan Pandegiling, Kota Surabaya, Jawa Timur.

Keberadaan para pedagang dinilai sudah meresahkan warga sekitar. “Perdagangan itu terjadi di ruas Jalan Pandegiling, dan itu tidak dibenarkan. Kami meminta agar Satpol PP Surabaya untuk melakukan penertiban,” kata Wakil Ketua Komisi B Bidang Perekonomian DPRD Surabaya, Anugrah Ariyadi, Senin (19/8/2019).

DPRD Surabaya mengundang perwakilan warga RT 01, RW 05, Kelurahan Dr Soetomo, Kecamatan Tegalsari, yang merasa terganggu dan mengeluhkan keberadaan pedagang sayur liar tersebut. Para pedagang di Pendegiling  berjualan di badan jalan, bahkan sampai di depan rumah warga hingga larut malam. “Warga melaporkan hal itu ke Komisi B. Terus, kami mengundang mereka dalam rapat dengar pendapat pada Jumat (16/8/2019),” jelasnya.

Tercatat, pedagang yang selama ini berjualan di kawasan Jalan Pandegiling diketahui tidak terdaftar dalam pencatatan Perusahaan Daerah Pasar Surya Surabaya. Selain itu, para pedagang sayur liar di Jalan Pandegiling rata-rata menggunakan mobil pikap.

Ada sekitar 20 sampai 25 mobil pikap berbagai ukuran yang berjualan setiap hari di Jalan Pandegiling. “Mereka (pedagang) ini berjualan mulai pukul 24.00 WIB sampai 04.00 WIB,” ujar Anugrah.

Pedagang sayur menurut Anugrah, merupakan tumpahan dari Pasar Keputran, yang berada di sebelah utara  yang sudah pernah ditertibkan Satpol PP Surabaya beberapa waktu lalu. Saat ini para perdagang tersebut pindah ke Jalan Pandegiling.

Untuk itu, DPRD Surabaya meminta pihak lurah, camat dan Satpol PP Surabaya menertibkan kawasan itu. Selain itu, PD Pasar Surya diminta mengakomodir pedagang yang tidak terdaftar itu, agar bisa ditampung di pasar-pasar yang ada di bawah pengelolaan PD Pasar Surya.

“Kami mohon juga kepada PD Pasar untuk menampung mereka di lantai dua Pasar Keputran karena ada beberapa stan yang masih kosong agar bisa digunakan untuk berjualan,” katanya.

Ketua RW 05 Kelurahan Dr Soetomo, Muhdor, sebelumnya mengatakan, keberadaan pedagang liar ini sudah berlangsung sejak empat sampai lima bulan lalu. Sebelumnya, Jalan Padegiling ini sepi. “Mereka para pedagang liar itu tidak hanya bertransaksi di pikap, namun mereka juga berdagang di jalan depan rumah warga, sehingga mengganggu warga yang keluar masuk rumahnya,” katanya. (Ant)

Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!

Mersin escort

»

bodrumescort.asia

»

Escort Adana bayan

»

Mersin türbanlı escort Sevil

»

Mersinde bulunan escort kızlar

»

storebursa.com

»

maltepeescort.org

»

Kayseri elit eskort

»

Eskişehir sınırsız escort

»

Eskişehirde bulunan escort kızlar

»

samsuni.net

»

Escort Adana kızları

»

eskisehir eskort

»

adana eve gelen escort

»

adana escort twitter

»

adana beyazevler escort

»

http://www.mersinindex.com

»

pubg mobile hileleri

»

Nulled themes

»

www.ankarabugun.org

»

www.canlitvtr.net

»

escort izmir

»
escort99.com