hut

Soemardi, Veteran Bekasi Hidup di Tiga Zaman

Editor: Makmun Hidayat

BEKASI — Hidup di tiga zaman, begitulah pengakuan Soemardi (86) anggota Veteran Kota Bekasi dengan pangkat terakhir sebagai Laksmana Pertama TNI Angkatan Laut (AL).

“Saya hidup di Era Belanda, Jepang dan Republik Indonesia. Saat Jepang menjajah Indonesia saya sudah kelas lima Sekolah Rakyat (SR),” ungkap Soemardi, saat mengikuti upacara HUT ke-74 RI di Alun-alun Kota Bekasi pada Sabtu (17/8/2019).

Setelah selesai SR, Veteran asal Yogyakarta ini, mengaku langsung ditarik untuk melanjutkan sebagai Calon Kadet sekarang dikenal sebagai sekolah taruna. Dia menyelesaikan sekolah tersebut selama lima tahun.

“Dan tahun 1959, sudah menjadi perwira TNI Angkatan Laut. Dan langsung berlayar patroli laut menggunakan armada perang, ke berbagai daerah Indonesia,” ujarnya.

Saat ada kudeta oleh Kolonel Untung yang dikenal sebagai Gerakan 30 September atau G 30 S PKI, Soemardi mengaku masih berlayar. Tapi dia mengetahui hal tersebut melalui saluran radio.

“Saya ketika itu sedang Dinas Komando Lintas Laut Militer, laksamana pertama bintang satu. Melaksanakan tugas normal. AD kan saudara tua,” sebutnya.

Setelah turun dari laut, dia mengaku tiba di Jakarta, oleh Pemerintah Orde Baru langsung dianugerahi tanda jasa anti-komunis. Tapi dia tidak ingin mengomentari soal komunis, karena menurutnya paham komunis sudah ada sejak 1948.

“Komunis dulu merambah ke mana-mana, sampai luar Pulau Jawa. Dan paham Komunis di Indonesia kan dilarang, sudah biarkan saja,” ujarnya tanpa komentari lebih lanjut.

Soemardi di tahun 1989 sudah pensiun. Karena zamannya umur 55 pensiun. Diusianya ke 86, dia berpesan untuk ikhlas dalam segala hal sehingga tidak memiliki beban.

Menurutnya, era sekarang dan dulu sangat berbeda. Dimana masanya anak muda tidak sempat memikirkan hal yang tidak bermanfaat karena disibukkan dengan bekerja, bertani atau lainnya.

“Pupuklah rasa kebersamaan bangsa, terus pertahankan kemerdekaan dengan hal positif. Agar Indonesia terus berjaya, merdeka dan maju,” pungkasnya mantan jenderal bintang satu tersebut.

Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!