hut

Tatap Muka Tiap Sabtu, SMAN 2 Terbuka Bekasi Masih Buka Pendaftaran

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

BEKASI – Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Terbuka, di Kota Beksai, Jawa Barat, baru mendapatkan dua puluh orang peserta didik sejak dibuka pendaftaran pascapenerimaan PPDB Online.

Pendaftaran masih dibuka hingga 17 Agustus 2019 mendatang jika ada warga Jawa Barat ingin masuk di SMA terbuka.

Rini Rismiyati, guru pengasuh sekolah terbuka SMA Negeri 2 Kota Bekasi, saat ditemui Cendana News, Kamis (8/8/2019) – Foto: Muhammad Amin

“Jumlah pendaftar baru dua puluh, sedikit tapi tahun ini lebih banyak peminatnya dibanding tahun lalu. Jumlah penerimaan 26 peserta didik baru, artinya masih kosong 16 kursi lagi,” kata Rini Rismiyati, pengasuh sekolah terbuka SMA Negeri 2 Kota Bekasi, Kamis (8/8/2019).

Dikatakan, dari peserta didik baru yang sudah mulai mengikuti pendidikan di sekolah terbuka SMA Negeri 2 Kota Bekasi, kebanyakan dari atlet binaan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bekasi. Mereka dari atlet tinju, bulu tangkis dan lainnya.

Namun demikian ada beberapa peserta didik dari warga biasa yang sengaja mengikuti pelajaran di SMA terbuka. Dari puluhan peserta didik baru tersebut diketahui sudah menganggur satu tahun atau lulusan tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) tahun 2018 lalu.

“Hanya ada satu peserta didik yang baru lulus tahun ini, langsung mendaftar di sekolah terbuka SMA Negeri 2,” ujarnya tanpa menyebut nama dan asal SMP mana.

Adapun persyaratan bagi peserta didik baru untuk masuk sekolah terbuka SMA Negeri 2, umur pada Juni 2019 maksimal 21 tahun. Hal tersebut karena disamakan dengan sekolah reguler, jika lebih maka akan diarahkan ke paket C.

Lebih lanjut dikatakan Rini, bahwa sistem mengajar sekolah terbuka SMA Negeri 2 satu minggu satu kali tatap muka, sisanya peserta didik diarahkan belajar melalui online di rumah, sesuai arahan sekolah seperti modul atau lainnya.

Bahkan modul siswa bisa mencari sendiri melalui jaringan yang diberikan. Tatap muka dilaksanakan di sekolah SMA Negeri 2 Kota Bekasi.

Menurutnya, saat ini ada dua sekolah terbuka SMA Negeri di Kota Bekasi yang eksis di Kota Bekasi, yakni SMA Negeri 2 dan SMA Negeri 15 Bantargebang.

“SMA Negeri 15 jumlah peminatnya lebih banyak dibanding SMA Negeri 2. Karena di sana cukup dibutuhkan dan berdekatan langsung dengan Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPSP) Bantargebang,” papar Rini.

Untuk SMA Negeri 2, hampir rata-rata atlet, bahkan peserta didik sekolah terbuka SMA Negeri 2 Kota Bekasi, kerap mengikuti turnamen tingkat provinsi ataupun nasional. Dan mereka mengusung nama SMA Negeri 2 Terbuka. Mereka sepertinya yang penting bisa mendapatkan ijazah dan latihan olahraga tetap berjalan serta fokus.

Rini mengajak, warga Kota Bekasi, khususnya Jawa Barat lulusan SMP yang belum masuk sekolah untuk segera mendaftar di sekolah terbuka SMA Negeri 2 Kota Bekasi. Semua gratis dari pertama masuk sampai lulus gratis.

“Bahkan tenaga pendidiknya pun gratis. Untuk tatap muka setiap Sabtu, guru yang memberikan mata pelajaran sengaja saya pilih guru senior di SMA Negeri 2 Kota Bekasi,” tandasnya.

Persyaratan yang dibutuhkan untuk mendaftar di sekolah terbuka SMA Negeri 2 Kota Bekasi, disampiang maksimal umur 21 tahun, calon peserta didik harus membawa fotocopy izajah SMP yang dilegalisir, membawa SKHUN SMP yang dilegalisir, akte kelahiran dan membawa foto copy Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) orang tua.

“Sekali lagi ini gratis, peserta didik baru tidak perlu harus berasal dari Kota Bekasi tetapi diutamakan warga Jawa Barat. Artinya boleh warga dari Kabupaten Tasik, Karawang, Cirebon atau wilayah lainnya di Jawa Barat, datang untuk mendaftar dan akan diterima jika memenuhi persyaratan,” pungkas Rini.

Lihat juga...