hut

Terima Bantuan Air Bersih, Mbah Magiyem Bernapas Lega

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

YOGYAKARTA – Magiyem (68) nampak senang begitu melihat mobil tangki yang membawa air bersih berhenti tak jauh dari rumahnya.

Terlebih lagi tatkala air bersih sebanyak kurang lebih 5000 liter itu mulai disalurkan melalui pipa-pipa dan selang, untuk dimasukkan ke dalam bak penampungan air miliknya.

“Tentu senang sekali, saya ucapkan terima kasih pada pihak koperasi yang telah membantu. Air ini sangat berarti dan akan sangat bermanfaat untuk mencukupi keperluan saya sehari-hari,” ujar warga dusun Pringwulung, Krambilsawit, Saptosari, Gunungkidul itu, Jumat (23/8/2019).

Magiyem merupakan salah satu dari sekian banyak warga miskin di desa Krambilsawit yang menerima bantuan air bersih dari KUD SHS Mandiri Lestari Krambilsawit.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, bertepatan dengan momentum HUT RI ke-74, KUD SHS Mandiri Lestari Krambilsawit, menggelar bakti sosial berupa pembagian air bersih selama bulan Agustus ini.

Kegiatan droping air bersih ini dilakukan sebagai solusi mengatasi persoalan bencana kekeringan yang dialami hampir semua warga desa Krambilsawit.

Diharapkan adanya bantuan ini dapat meringankan beban warga desa yang harus mengeluarkan banyak biaya untuk membeli air bersih sejak awal musim kemarau beberapa bulan lalu.

Magiyem mengungkapkan terima kasih telah mendapatkan bantuan distribusi air bersih hingga meringankan kebutuhannya sehari-hari, Jumat (23/8/2019) – Foto: Jatmika H Kusmargana

“Setiap musim kemarau memang semua warga disini selalu kesulitan air. Karena saluran air dari PDAM tidak sampai ke sini. Setiap hari saya harus ngangsu (menimba air) ke saluran PDAM di lembah yang berjarak beberapa ratus meter. Itu pun membayar Rp15 ribu per kubik,” katanya.

Hidup seorang diri, janda yang sehari-hari hanya bekerja sebagai petani dan peternak kambing itu mengaku merasa berat dan kesulitan untuk membeli air.

Pasalnya setiap musim kemarau ia tak bisa menanam komoditas pertanian seperti jagung, ketela atau kedelai setelah lahan miliknya mengering. Apalagi ia masih harus membeli pakan hijauan untuk ternak-ternaknya.

“Kalau membeli air itu saya biasanya habis Rp125 ribu. Yakni untuk memenuhi satu bak penampungan. Karena hanya hidup seorang diri, biasanya air 1 bak itu bisa untuk mencukupi kebutuhan selama 3 bulan,” katanya.

Kini, dengan adanya bantuan dari KUD SHS Mandiri Lestari Krambilsawit, yang merupakan binaan Yayasan Damandiri itu, Magiyem bisa sedikit bernapas lega.

Ia tak perlu lagi pergi jauh-jauh mengambil air yang berjarak ratusan meter, serta mengeluarkan uang untuk mencukupi kebutuhan air sehari-hari. Setidaknya hingga musim kemarau berakhir.

“Mudah-mudahan air bantuan ini bisa bertahan hingga musim kemarau berakhir. Sehingga saya tak perlu lagi mengeluarkan uang untuk membeli air sampai musim hujan tiba,” katanya.

Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!

Mersin escort

»

bodrumescort.asia

»

Escort Adana bayan

»

Mersin türbanlı escort Sevil

»

Mersinde bulunan escort kızlar

»

storebursa.com

»

maltepeescort.org

»

Kayseri elit eskort

»

Eskişehir sınırsız escort

»

Eskişehirde bulunan escort kızlar

»

samsuni.net

»

Escort Adana kızları

»

eskisehir eskort

»

adana eve gelen escort

»

adana escort twitter

»

adana beyazevler escort

»

http://www.mersinindex.com

»

pubg mobile hileleri

»

Nulled themes

»

www.ankarabugun.org

»

www.canlitvtr.net

»

escort izmir

»
escort99.com