hut

Terjerat Korupsi, Pjs Dirut PD Pasar Bermartabat Diberhentikan

Logo PD Pasar Bermartabat Kota Bandung - Foto Ant

BANDUNG – Pemkot Bandung memberhentikan Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama PD Pasar Bermartabat, Andri Salman. Yang bersangkutan saat ini menjadi tersangka kasus dugaan korupsi aset BUMD yang dipimpinnya.

Ketua Badan Pengawas PD Pasar Bermartabat, Bambang Suhari, menuturkan, pihaknya telah melakukan konsolidasi internal untuk memastikan kinerja perusahaan tetap optimal. Hal itu menjadi instruksi langsung Wali Kota Bandung, Oded M Danial.

“Pak wali sudah meminta agar saudara Andri Salman menghormati hukum. Beliau juga meminta agar badan pengawas melakukan konsolidasi internal. Sehingga kinerja perusahaan tetap terjaga dan pelayanan, kinerja memperoleh pendapatan, dan penataan tetap jalan,” kata Bambang.

Pemberhentian Andri, tertuang dalam Keputusan Wali Kota Bandung nomor 821.2/Kep.612-Ek/2019. Surat keputusan tersebut berlaku secara tetap mulai 30 Juli 2019. Keputusan pemberhentian tersebut merupakan hasil dari rapat pleno Badan Pengawas yang digelar 29 Juli 2019.

Dalam rapat pleno tersebut juga direkomendasikan, Wali Kota Bandung menunjuk seorang pejabat pemerintah daerah, untuk mengisi kekosongan jabatan direktur utama dalam jabatan sementara. Dan Wali Kota Oded sudah Sekretaris Dinas Tenaga Kerja, Lusi Lesminingwati, menjadi Pjs Direktur Utama PD Pasar Bermartabat sampai pejabat definitif terpilih.

“Beliau lebih berpengalaman dalam bidang pengawasan dan pengelolaan BUMD. Beliau juga mantan Kepala Bagian Perekonomian, sehingga Bu Lusi memiliki kapasitas dan kompetensi yang cukup,” kata Bambang.

Kepala Bagian Perekonomian Setda Kota Bandung, Asep Saeful Gufron, mengatakan, pihaknya segera menyiapkan Panitia Seleksi (pansel) kekosongan jabatan Direktur Utama PD Pasar Bermartabat. “Untuk menentukan direktur definitif, kita sedang mempersiapkan tim seleksi sambil menunggu Pak Wali Kota pulang dari haji. Yang jelas tidak terlalu lama,” kata Asep.

Pansel tersebut, merupakan tim independen yang terdiri dari pakar ekonomi, hukum, edukasi, dan pakar kebijakan publik. Pansel inilah yang akan menyelenggarakan seleksi, mulai dari seleksi administrasi hingga tahap wawancara dengan Wali Kota Bandung.

“Jelas itu saya serahkan ke pansel. Kita tidak ikut campur dan intervensi. Itu yang menentukan pansel, tim akan memastikan yang terpilih menjadi Direktur PD Pasar Bermartabat adalah pribadi yang memiliki kompetensi, integritas, dedikasi dan kapabilitas,” pungkasnya. (Ant)

Lihat juga...