hut

Tim Olimpiade Kebumian Indonesia Berlatih di POJ

Editor: Koko Triarko

JAKARTA – Tim Olimpiade Kebumian Indonesia, memasuki tahapan akhir dari pelatihan untuk mengikuti Olimpiade Kebumian Internasional (International Earth Science Olimpyad/IESO) 2019. Pelatihan tahap akhir ini dimulai dengan mengikuti pelatihan di Planetarium dan Observatorium Jakarta (POJ). 

Ahli Astronomi POJ, Widya Sawitar, menyebutkan, bahwa mereka memulai pelatihan pada pukul 13.00 WIB. “Kita memberi pelatihan astronomi terkait astronomi dasar. Yang membedakan tim kebumian dengan tim astronomi adalah materi astronomi untuk tim kebumian tidak sedalam tim astronomi,” kata Widya, saat ditemui di sela pelatihan di Planetarium dan Observatorium Jakarta, Rabu (21/8/2019).

Materinya, menurut Widya, terkait dengan astronomi dasar, mekanika benda langit, rasio bintang dan bintang-bintang utama, objek populer langit, pengenalan instrumentasi observasi, teknik observasi, observational Science dan konsep penanggalan.

“Jadi, materi astronominya lebih difokuskan pada materi yang ada kaitan dengan ilmu kebumian. Misalnya, untuk objek populer langit dan rasi bintang lebih kepada fungsi untuk navigasi,” urai Widya.

Ia menambahkan, materi juga lebih pada pengaplikasian secara umum. Misalnya, rasi bintang yang masuk dalam horoskop. “Contohnya, mereka akan mencari 12 rasi bintang di simulator. Mereka harus bisa mengenali di timur ada apa, atau di titik utara ada apa,” papar Widya.

Pelatihan penggunaan teleskop, dimulai pada pukul 14.30 WIB dengan objek observasinya Matahari. “Mereka kita bantu untuk memperlancar teknik menggunakan teleskop dengan objek Matahari. Kita berikan tips untuk memastikan keberhasilan mereka dalam meneropong benda langit,” kata Ahli Astronomi POJ, Roni Syamara, yang membimbing pelatihan instrumentasi observasi.

Roni juga menyebutkan, setiap peserta diminta untuk mampu menemukan objek dalam waktu kurang dari tiga menit. “Kita batasi tiga menit untuk melakukan observasi, karena mereka juga harus menyelesaikan tes tulis. Jadi, waktu mereka tidak habis,” kata Roni.

Harapannya, materi yang diberikan akan  mampu memberikan mereka peluang untuk kembali ke Indonesia dengan membawa kemenangan.

Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!

Mersin escort

»

bodrumescort.asia

»

Escort Adana bayan

»

Mersin türbanlı escort Sevil

»

Mersinde bulunan escort kızlar

»

storebursa.com

»

maltepeescort.org

»

Kayseri elit eskort

»

Eskişehir sınırsız escort

»

Eskişehirde bulunan escort kızlar

»

samsuni.net

»

Escort Adana kızları

»

eskisehir eskort

»

adana eve gelen escort

»

adana escort twitter

»

adana beyazevler escort

»

http://www.mersinindex.com

»

pubg mobile hileleri

»

Nulled themes

»

www.ankarabugun.org

»

www.canlitvtr.net

»

escort izmir

»
escort99.com