hut

Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi, Padang Perlu Infrastruktur Berkelas Internasional

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

PADANG – Pemerintah Kota (Pemko) Padang, Sumatera Barat menargetkan daerah tersebut memiliki sejumlah infrasturktur berkelas internasional di masa 20 tahun mendatang. Target tersebut bentuk upaya Pemko Padang meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah, mengatakan, ada sejumlah fokus pembangunan yang dilakukan oleh Pemko Padang antara lain, Pengembangan Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Muara Anai, Pengembangan Kawasan Teluk Bayur dan Bungus, Pengembangan Angkutan Pesisir Pantai dan Sungai di Kota Padang.

Selanjutnya hal yang ditargetkan yakni melakukan pengembangan RSUD, dr. Rasidin untuk menjadi RS berkelas Internasional, Pengembangan Pasar Induk dan Grosir berdasarkan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) di Lubuk Buaya Koto Tangah, dan Membangunan Jalur Evakuasi, Shelter, Jalan dan Jembatan.

“Dengan berbagai macam fokus pengembangan tersebut, diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi Kota Padang di masa 20 tahun ke depan,” ujarnya di kegiatan seminar di Padang, Rabu (14/8/2019).

Seiring dengan target 20 tahun mendatang itu, Mahyeldi menjelaskan Kota Padang juga memiliki visi tentang pembangunan di Kota Padang, yaitu Mewujudkan Kota Padang sebagai Kota Metropolitan Berstandar Internasional. Bahkan Mahyeldi menyatakan itu, bertepatan di usia Kota Padang yang telah mencapai 3,5 abad di bumi pertiwi.

Dikatakannya, sudah seharusnya Kota Padang memiliki target yang begitu besar, apalagi mengingat telah tercapainya usia kemerdekaan ke-74 Republik Indonesia. Sehingga apabila nanti usia kemerdekaan mencapai 100 RI, maka pada saat itu, Indonesia diprediksi menjadi salah satu negara maju di dunia.

“Untuk itu Kota Padang terus melakukan persiapan melalui peningkatan kualitas SDM yang kreatif dan inovatif, pembangunan ekonomi inklusif dan menciptakan tatakelola reformasi birokrasi serta tata pemerintahan yang lebih baik,” ungkapnya.

Disamping itu, kata Mahyeldi, Pemko Padang juga telah menjalin kerja sama dengan beberapa negara yang berada di Indian Ocean.

Kerja sama ini juga sebagai kesiapan Padang sebagai Kota Internasional. “Untuk itu kami berharap dukungan dari semua pihak dan stakeholder terkait bagaimana wajah Kota Padang 20 tahun ke depan terwujud,” tutupnya.

Kendati banyak sejumlah target pada 20 tahun mendatang itu, Mahyeldi mengaku ada ancaman yang masih terus membayangi Kota Padang dan dikhawatirkan bakal mengganggu pertumbuhan ekonomi.

Hal ini dikarenakan Kota Padang merupakan daerah rawan bencana, yaitu ancaman gempa dan tsunami. Kondisi ini menjadi perhatian serius bagi Pemerintah Kota Padang. Meskipun demikian Mahyeldi menegaskan, akan tetap berupaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Menanggapi tentang ancaman gempa tersebut, Dr. Febrin Anas Ismail, Eng dari pusat studi bencana Universitas Andalas Padang, menuturkan, agar Kota Padang dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi dalam kondisi rawan bencana tersebut, harus membangun infrastruktur yang kuat, menyediakan jaminan bagi masyarakat yang terkena bencana serta mewujudkan masyarakat sadar bencana.

Sementara itu, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Andalas, Dr. Ing. Uyung Gatot S. Dinata, MT mengatakan, terjadinya bencana sedikit banyak akan mempengaruhi kegiatan bisnis dan pertumbuhan ekonomi di suatu daerah termasuk kota Padang.

Menilik ke belakang, dikatakannya bencana alam yang masih tergiang sampai sekarang di pikiran banyak orang adalah kejadian bencana di Kota Padang yaitu Gempa 30 September 2009 lalu yang banyak memakan korban dan juga kerusakan infrastruktur.

“Akibat bencana tersebut banyak pengusaha yang kabur seperti ke Pekanbaru, Batam Malaysia dan itu tentu akan mengganggu pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.

Disampaikannya sebagai perguruan tinggi Universitas Andalas akan terus memberikan kontribusi dalam perkembangan kota Padang agar ekonomi terus meningkat dan siap menghadapi berbagai risiko bencana baik itu gempa maupun tsunami.

Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!