hut

Uniknya Wisata Rumah Inyiak di Bukittinggi

Editor: Koko Triarko

BUKITTINGGI – Di Kota Bukittinggi, Sumatra Barat, yang sudah terkenal dengan Jam Gadang, ada satu tempat wisata yang baru-baru ini cukup viral di media sosial, yakni Rumah Inyiak.

Rumah Inyiak hanya berjarak sekitar satu kilometer dari Jam Gadang. Bagi yang belum pernah datang ke Rumah Inyiak, mungkin akan menduga di rumah itu ada peninggalan barang berharga atau antik.

Rumah Inyiak, sejatinya diambil dari nama pemilik rumah tua yang masih kokoh di kawasan Ngarai Bukittinggi, yang berada di alam yang masih hijau dan udara yang begitu asri. Inyiak merupakan bahasa Minang yang dipanggil oleh seorang cucu kepada kakek atau yang lebih tua.

Salah seorang pengunjung di Rumah Inyiak, Zulmita, mengatakan, Rumah Inyiak yang berada di kawasan Ngarai memberikan kenyamanan tersendiri. Untuk menuju ke umah Inyiak, banyak tempat-tempat wisata yang telah lebih dahulu populer di Bukittinggi. Seperti Kebun Binatang, Lubang Japang, Jenjang Seribu, dan Sawah Indah.

“Saya tahu tempat ini dari media sosial, untuk datang ke sini pun saya menggunakan petunjuk arah dari google maps. Saya kira jauh, ternyata dekat dari Jam Gadang, dan ternyata Rumah Inyiak sungguh indah dan nyaman, cocok untuk foto-foto,” katanya, Minggu (4/8/2019).

Hasil karya pengelola wisata Rumah Inyiak, berupa pelepah kelapa menyerupai fosil dinosaurus, dan tempat ini cukup populer bagi pengunjung, Minggu (4/8/2019).

Di Rumah Inyiak ini ada banyak tempat yang untuk berswafoto, seperti miniatur patung Merlion layaknya di Marlion Part Singapura, palanta Inyiak, Kapal Kuliner Inyiak, Rumah Gadang Lontiak, Rumah Vietnam, rakitan pelepah kelapa menjadi dinosaurus, spot selfi dengan latar belakang mobil jeep, serta fasiltas bermain anak-anak.

Dari sekian fasilitas yang ada di kawasan Rumah Inyiak itu, seluruhnya bisa diakses gratis, hanya saja untuk setiap pengunjung yang masuk ke kawasan Rumah Inyiak, harus membayar karcis Rp10.000 per orang, dan dari karcis itu sudah diberlakukan bebas parkir.

Selain itu, saat berada di Rumah Inyiak, pengelola bisa memanfaatkan fasilitas wifi. Fasilitas ini juga merupakan upaya pengelola, agar wisata Rumah Inyiak lebih dikenal banyak orang melalui foto-foto yang tersebar di media sosial.

Menurut Zulmita, dari sekian banyak tempat yang ia datangi itu, spot yang paling menarik adalah Rumah Vietnam. Hal ini karena arsitektur bangunannya  seperti hanya atap saja, dan ada berbagai jenis tumbuhan, sehingga sangat telihat unik.

Selain itu, patung Merlion juga dinilai memiliki tempat bagus untuk dikunjungi, karena cukup mengobati penasaran datang ke Singapura.

“Saya pernah upload foto-foto di Rumah Inyiak ini ke medsos saya, ceritanya agak nyombong, gitu. Akhirnya sampai ke Singapura,” candanya.

Kawasan Rumah Inyiak yang berada di Ngarai membuat wisata ini memiliki keindahan tersendiri. Pandangan luas dan lepas. Berbeda dengan Jam Gadang, masih dihiasi hiruk pikuk keramaian. Sementara di Rumah Inyiak, hanya hamparan perbukitan yang hijau, udara yang segar dan terkadang terasa sejuk, dan yang paling menakjubkan, Rumah Inyiak adalah wisata sederhana, tapi sungguh mempesona.

Lihat juga...