hut

Warga Kendari Diedukasi Etika Bermedia Sosial

Ilustrasi - DOK CDN

KENDARI – Universitas Halu Oleo, Kendari, menggelar pendidikan etika dalam bermedia sosial, melalui literasi media anti hoaks, hate speech, dan bullying.

Kegiatan diikuti pemuda, remaja di lingkup Kelurahan Mokoau, Kecamatan Kambu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. “Antusias warga mengikuti kegiatan pendidikan etika bermedia sosial cukup tinggi, bahkan warga mengharapkan kegiatan tersebut dapat berkelanjutan,” kata penyelenggara kegiatan, yang juga dosen Komunikasi Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Waode Lusianai, Jumat (16/8/2019).

UHO menggelar pendidikan etika bermedia sosial, sebagai bentuk kepedulian atas kondisi penggunaan media sosial oleh masyarakat. Saat ini kerapkali aktivitasnya mengabaikan etika. Hal tersebut dapat diamati, dari seringnya terjadi pelaporan atas akun media sosial yang melakukan penyebaran berita hoaks, hate speech atau bahkan perilaku bullying.

“Penyebaran berita hoaks yang menenjadi salah satu bukti terabaikannya persoalan etika dalam bermedia sosial. Kegiatan ini hadir untuk mengedukasi masyarakat tentang bagaimana menggunakan media sosial secara cerdas dan beretika,” tandasnya.

Melalui pelatihan, masyarakat mendapatkan pendidikan tentang bagaimana memahami dan mengidentifikasi berita hoax, hate speech, dan bullying di media sosial. Kemudian memahami langkah apa yang harus dilakukan. Sedangkan pada kegiatan talkshow, peserta disuguhkan materi seputar sanksi hukum yang akan menanti ketika seseorang terlibat dalam penyebaran berita hoaks, hate speech maupun perilaku bullying di media sosial.

Dari kegiatan yang dihelat di salah satu warung copi terbentuk komunitas gerakan sehat bermedia, yang digagas oleh pemuda di RT 1 Kelurahan Mokoau. Mereka bersepakat membentuk wadah untuk saling mengingatkan dan mengedukasi tentang etika bermedia sosial. (Ant)

Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!