hut

Alokasi Anggaran Iuran Peserta Bpjs di APBD Ternate Diminta Dinaikan

Ilustrasi - Dokumentasi CDN

TERNATE – Pemkot Ternate, Maluku Utara, diminta meningkatkan alokasi anggaran untuk iuran peserta BPJS Kesehatan bagi warga di daerahnya.

Kenaikan alokasi anggaran di APBD tersebut dibutuhkan, agar semuanya terakomodir dalam layanan BPJS Kesehatan. “Sesuai data yang ada, dari 220 ribu lebih warga Ternate, masih ada 54 ribu warga yang belum menjadi peserta BPJS Kesehatan, padahal seharusnya semua warga menjadi peserta BPJS Kesehatan,” kata pemerhati kesehatan Ternate, Nurhayati, Rabu (11/9/2019).

Warga Ternate yang belum menjadi peserta BPJS Kesehatan, banyak di antaranya adalah warga berpenghasilan pas-pasan. Kondisi itu mempersulit harapan mereka menjadi peserta BPJS mandiri. Apalagi, pemerintah dan DPR-RI sudah menyepakati mulai Januari 2020 iuran BPJS Kesehatan akan dinaikkan. Iuran peserta BPJS kelas I misalnya, dinaikkan dari Rp80 ribu menjadi Rp160 ribu.

Naiknya iuran itu, tidak menutup kemungkinan justru mengakibatkan banyak peserta mandiri yang akan berhenti menjadi peserta BPJS. Untuk itu, Pemkot Ternate harus mengantisipasinya dengan cara menaikkan alokasi anggaran untuk iuran BPJS Kesehatan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakatnya.

Biaya berobat di rumah sakit atau dokter, disebut Nurhayati, dewasa ini semakin mahal. Sehingga, warga kurang mampu yang tidak menjadi peserta BPJS Kesehatan, jika menderita sakit terpaksa tidak bisa berobat.

Kondisi seperti itu sangat mengkhawatirkan, karena akan menyulitkan upaya pemerintah untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Apalagi untuk meningkatkan produktivitas masyarakat, karena tidak mungkin orang bisa produktif kalau kesehatannya terganggu.

Anggota DPRD Kota Ternate, Nurlela Syarif, menyebut, pihaknya sudah mengusulkan kepada Pemkot Ternate, agar di 2020 alokasi anggaran untuk iuran BPJS Kesehatan dinaikkan. Usulan yang disampaikan, alokasinya menjadi Rp17 miliar. Dengan nilai tersebut, bisa mengakomodir seluruh warga Ternate yang belum menjadi peserta BPJS Kesehatan.

Dari 10 kabupaten dan kota di Malut, baru Kabupaten Halmahera Utara dan Kabuapten Pulau Morotai, yang seluruh warganya telah menjadi peserta BPJS Kesehatan. Pemerintah daerah di kedua daerah itu mengalokasikan anggaran cukup besar di APBD, untuk membantu iuran BPJS Kesehatan bagi warganya. (Ant)

Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!

Mersin escort

»

bodrumescort.asia

»

Escort Adana bayan

»

Mersin türbanlı escort Sevil

»

Mersinde bulunan escort kızlar

»

storebursa.com

»

maltepeescort.org

»

Kayseri elit eskort

»

Eskişehir sınırsız escort

»

Eskişehirde bulunan escort kızlar

»

samsuni.net

»

Escort Adana kızları

»

eskisehir eskort

»

adana eve gelen escort

»

adana escort twitter

»

adana beyazevler escort

»

http://www.mersinindex.com

»

pubg mobile hileleri

»

Nulled themes

»

www.ankarabugun.org

»

www.canlitvtr.net

»

escort izmir

»
escort99.com