APGN 2019 Bahas Keberlangsungan Cagar Alam Geopark

Editor: Koko Triarko

MATARAM – Masalah lingkungan untuk keberlangsungan cagar alam di masing-masing kawasan geopark, menjadi salah satu topik utama yang dibahas dalam acara The 6th Asia Pacific Geopark Network (APGN) 2019, di Provinsi Nusa Tenggara Barat.

“Masalah keberlangsungan cagar alam geopark, menjadi perhatian serius peserta APGN, termasuk kawasan Rinjani dan Tambora, memastikan kelestariannya berbagai habitat yang hidup di dalamnya bisa tetap terjaga,” kata Ketua Delegasi Geopark Tambora, Ridwansyah, di Mataram, Rabu (4/9/2019).

Dikatakan, ratusan peserta yang terdiri dari ahli geologi dari berbagai negara tersebut, selama simposium APGN berlangsung berbagi pengalaman dan ide tentang masalah lingkungan, bagaimana mengelola dan memeliharanya, supaya bisa tetap terjaga keberlangsungannya bagi kehidupan manusia.

Selain masalah lingkungan, topik tidak kalah penting menjadi pembahasan peserta APGN adalah pemberdayaan sosial-ekonomi lokal, untuk pembangunan berkelanjutan, terutama masyarakat sekitar kawasan.

Ketua Delegasi Geopark Tambora, NTB, Ridwansyah/ Foto: Turmuzi

“Pelibatan komunitas, risiko geohazard, dan pemulihan, bagaimana mempopulerkan pengetahuan ilmiah untuk pendidikan publik” katanya.

Termasuk, promosi calon geopark global dan jaringan geopark global landscape vulkanik. Untuk itu, para peserta APGN 2019 akan berbagi pengetahuan terkait warisan alam dan mitigasi geohazard secara kreatif dan aktif.

“Itulah kenapa, APGN 2019 mengambil tema “Geopark Global UNESCO Menuju Masyarakat Lokal yang Berkelanjutan dan Mengurangi Risiko Geohazard,” katanya.

Gubernur NTB, Zulkiflimansyah, sebelumnya mengatakan, pelaksanaan APGN di NTB ingin membuktikan, bahwa NTB eksis dalam mengelola geopark dan cagar biosfer. NTB juga sudah mampu bangkit dari bencana alam yang sempat melanda pada 2018.

Selain itu, bagaimana supaya pariwisata makin bergeliat dan dapat memberikan kemanfaatan bagi kesejahteraan ekonomi masyarakat, serta makin dikenal dunia, sehingga masyarakat bisa mendapatkan penghasilan.

APGN merupakan forum simposium bagi peserta dari Geopark Global UNESCO Asia-Pasifik dan Geopark Nasional dari Indonesia, serta negara-negara Asia-Pasifik, untuk membicarakan dan berbagi ide tentang masalah-masalah lingkungan yang dihadiri 700 peserta dari 35 negara Asia Pacific, yang berlangsung mulai 31 Agustus hingga 6 September 2019.

Lihat juga...