hut

Atasi Karhutla, BMKG Kembangkan Peta Potensi Pertumbuhan Hujan

Editor: Mahadeva

JAKARTA – Dalam melakukan mendukung upaya pemadaman kebakaran hujan dan lahan, serta pengurangan kandungan polutan udara, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengembangkan produk baru, Peta Potensi Pertumbuhan Hujan. 

Kasubbid Produksi Informasi Iklim dan Kualitas Udara BMKG, Siswanto M.Sc, menyebut, tindakan penyemaian awan hujan atau lebih dikenal dengan TMC (Teknologi Modifikasi Cuaca), membutuhkan awan yang memiliki kandungan air cukup. “Kalau kandungan airnya kurang, dilakukan penyebaran garam juga akan percuma. Tidak akan terjadi hujan. Karena itu, kami dari BMKG memantau, kalau memang kandunganya cukup, baru pihak BNPB dan BPPT menerbangkan pesawat,” kata Siswanto, Minggu (29/9/2019).

Siswanto menyebut, data dari jaringan observasi BMKG dan data citra penginderaan jauh yaitu radar cuaca dan data satelit Himawari 8, menjadi kunci utama dalam penyusunan rencana penerbangan untuk operasi penyemaian.  “Teknisnya pada pagi hari prakirawan BMKG memberikan paparan tentang kondisi atmosfer terkini, dan potensi lokasi tumbuhnya awan hujan secara umum,” urai Siswanto.

Prakirawan cuaca, secara berkelanjutan terus melakukan monitoring data observasi dan memantau citra radar dan satelit hingga operasi penyemaian selesai dilakukan. Berdasarkan informasi terkini kondisi atmosfer dan prediksi potensi lokasi tumbuhnya awan hujan Balai Besar Teknologi Modifikasi Cuaca BPPT telah melaksanakan  penyemaian awan di Riau, kemudian berlanjut di beberapa wilayah lain seperti Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Tengah.

“Hasil monitoring jumlah hotspot di Sumatera dan Kalimantan selama dilaksanakan Teknologi Modifikasi Cuaca, jumlah hotspot menurun drastic. Jika sehari sebelumnya terjadi hujan dengan skala luas. Bisa dikatakan bahwa hujan adalah solusi paling efektif untuk mengurangi bencana kebakaran hutan,” tutur Siswanto.

Demi mendukung TMC, BMKG mengembangkan produk informasi baru.  “Produk terbaru yang dibuat BMKG berkaitan dengan hal tersebut adalah Peta Potensi Pertumbuhan Awan Hujan yang menggambarkan sebaran daerah potensi pertumbuhan awan hujan,” jelas Siswanto.

Pemetaan daerah ini, diwujudkan dalam bentuk prosentase yang terbagi menjadi dua kategori, yaitu potensi tinggi yaitu lebih dari 70 persen dan potensi sedang yaitu 50 hingga 70 persen. “Hujan bisa terjadi jika kandungannya lebih dari 70 persen,” pungkas Siswanto.

Lihat juga...

Mersin escort

»

bodrumescort.asia

»

Escort Adana bayan

»

Mersin türbanlı escort Sevil

»

Mersinde bulunan escort kızlar

»

storebursa.com

»

maltepeescort.org

»

Kayseri elit eskort

»

Eskişehir sınırsız escort

»

Eskişehirde bulunan escort kızlar

»

samsuni.net

»

Escort Adana kızları

»

eskisehir eskort

»

adana eve gelen escort

»

adana escort twitter

»

adana beyazevler escort

»

http://www.mersinindex.com

»

pubg mobile hileleri

»

Nulled themes

»

www.ankarabugun.org

»

www.canlitvtr.net

»

escort izmir

» www.escortantalyali.com