hut

Awal Musim Hujan di Cirebon Mundur 30 Hari

MAJALENGKA – Prakirawan Cuaca Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Kertajati, Majalengka, Ahmad Faa Iziyn, mengatakan awal musim hujan di wilayah Cirebon, Jawa Barat, mundur 10 sampai 30 hari dibandingkan normalnya.

“Untuk awal musim hujan di wilayah Cirebon diprakirakan mundur dibandingkan biasanya,” kata Faiz di Majalengka, Minggu (15/9/2019).

Menurutnya, mundurnya awal musim hujan di tahun 2019/2020 ini berkisar 1 hingga 3 dasarian atau 10 sampai dengan 30 hari dibandingkan dengan normalnya.

Wilayah Cirebon meliputi Kabupaten/Kota Cirebon, Indramayu, Majalengka dan Kuningan, dimana awal hujan diprakirakan pada November dan Desember.

“Kalau di Kabupaten dan Kota Cirebon musim hujannya itu pada awal bulan November sampai pertengahan Desember, tergantung zona musimnya,” ujarnya.

Sedangkan Kabupaten Indramayu, lanjut Faiz, yaitu akhir November sampai awal Desember, terjadi hampir di semua Kota Mangga. Ada yang maju dan mundur awal musim hujannya.

Faiz menambahkan, untuk Kabupaten Majalengka, diprakirakan akan mundur 1 sampai dengan tiga dasarian atau 10 sampai 30 hari. Dan, musim hujannya sendiri terjadi di akhir November.

Untuk Kabupaten Kuningan, awal musim hujan juga mengalami mundur dibandingkan normal, bisa mencapai 2 dan 3 dasarian atau 20 sampai 30 hari.

“Awal musim hujan diprakirakan awal November sampai akhir Desember. Jadi, awal musim hujan wilayah Cirebon mundur dibandingkan normalnya,” kata Faiz. (Ant)

Lihat juga...